Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Damayanti: Balikpapan Tengah Belum Siap Jalankan Sistem Domisili

Minimnya sekolah di Balikpapan Tengah membuat sistem domisili dalam penerimaan siswa baru sulit diterapkan.
DPRD Kaltim AisyahAisyah10 Jun 2025599
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Damayanti: Balikpapan Tengah Belum Siap Jalankan Sistem Domisili
Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Damayanti. (dok/Vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketimpangan fasilitas pendidikan kembali menjadi sorotan tajam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kalimantan Timur bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim pada Selasa (10/6/2025).

Dalam rapat yang digelar di Gedung E DPRD Kaltim tersebut, Anggota Komisi IV, Damayanti, menegaskan bahwa Kota Balikpapan, khususnya wilayah Balikpapan Tengah, belum siap menerapkan sistem domisili dalam proses penerimaan siswa baru.

Menurut Damayanti, permasalahan yang muncul dalam Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, terutama terkait pemerataan fasilitas pendidikan. Ia menyoroti ketimpangan antara sekolah-sekolah di berbagai daerah, yang menyebabkan jalur penerimaan seperti sistem domisili sulit dijalankan secara adil.

“Jika di setiap kabupaten kota fasilitasnya merata, maka SPMB akan berjalan lancar,” ujarnya tegas.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Balikpapan Tengah bahkan tidak memiliki sekolah menengah pertama (SMP) maupun sekolah menengah atas (SMA). Kondisi ini membuat sekitar hanya 51% siswa dapat terakomodir dari jenjang SMP ke SMA.

“Berbicara soal penerimaan jalur domisili sebesar 30 persen, Balikpapan Tengah tidak bisa menerapkannya karena tidak ada sekolah di sana,” ungkap Damayanti dalam forum.

Sistem domisili sendiri merupakan metode penerimaan siswa baru berdasarkan kedekatan tempat tinggal siswa dengan lokasi sekolah, menggantikan sistem zonasi sebelumnya. Namun, sistem ini menjadi tidak relevan jika suatu wilayah tidak memiliki fasilitas pendidikan yang memadai.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan, Damayanti menyatakan bahwa ia telah berulang kali menyuarakan realita di lapangan kepada pemerintah provinsi, khususnya Dinas Pendidikan Kaltim. Ia mendesak agar perencanaan jangka panjang dibuat lebih matang dan menyeluruh, termasuk memperkuat koordinasi antar kepala cabang dinas pendidikan, tidak hanya di Balikpapan tetapi juga di kota lain seperti Samarinda.

“Kondisi serupa juga terjadi di Samarinda. Penerimaan siswa setiap tahun kerap menimbulkan masalah karena ketimpangan fasilitas dan persepsi masyarakat yang menganggap hanya sekolah tertentu yang unggulan,” katanya.

Damayanti menambahkan bahwa masyarakat masih memandang sebelah mata sekolah-sekolah pinggiran, dan hanya memburu sekolah favorit. Ia menilai hal ini sebagai tantangan yang harus dijawab dengan meningkatkan kualitas pendidikan secara merata, serta menyosialisasikan bahwa semua sekolah negeri maupun swasta di bawah naungan Pemprov Kaltim memiliki kualitas yang setara.

“Ini tugas kita membuka mata masyarakat bahwa kualitas pendidikan tidak hanya milik sekolah unggulan, tapi harus merata di seluruh sekolah,” tambahnya.

Damayanti menyampaikan apresiasinya terhadap program Gratispoll Pendidikan dari Pemprov Kaltim yang membantu meringankan beban biaya sekolah swasta. Menurutnya, program ini menjadi solusi alternatif bagi siswa yang tidak mendapat tempat di sekolah negeri karena keterbatasan daya tampung.

“Kita patut bersyukur dengan keberadaan Gratispoll. Ini sedikit memberikan ketenangan bagi orang tua, dan sekaligus menjadi upaya perbaikan kualitas sekolah swasta,” tuturnya.

Ia pun berharap pelaksanaan SPMB tahun ini bisa berjalan lebih baik, karena menurutnya, pendidikan adalah kunci masa depan Kalimantan Timur, tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif dalam menghadapi tantangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan migrasi penduduk baru ke wilayah tersebut.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Damayanti DPRD Kaltim Sistem Domisili Sekolah SPMB 2025
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.