Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Kaltim Desak Pulau Kumala Bangkitkan PAD Kukar

Pulau Kumala kembali disorot, setelah puluhan tahun mangkrak tanpa hasil signifikan bagi PAD Kukar.
DPRD Kaltim AisyahAisyah26 Jun 2025621
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kaltim Desak Pulau Kumala Bangkitkan PAD Kukar
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Pulau Kumala, ikon wisata di jantung Sungai Mahakam yang pernah menjadi kebanggaan warga Kutai Kartanegara, kini kembali jadi sorotan. Setelah bertahun-tahun tak terurus dan hanya sesekali digunakan untuk acara rakyat, DPRD Kalimantan Timur mendesak agar aset wisata ini kembali menjadi penyumbang nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan itu mengemuka seiring dengan pembangunan wahana waterboom yang ditargetkan rampung pada Desember 2025. Investasi tersebut menjadi harapan baru agar Pulau Kumala tidak lagi menjadi simbol megah yang tak mendatangkan manfaat ekonomi berarti. Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, menegaskan pentingnya pengelolaan serius agar nilai investasi mencapai Rp400 miliar tidak berujung sia-sia.

“Ini investasi besar yang dari dulu belum menunjukkan return yang sesuai. Saya menyayangkan ini agak terlambat, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” ujar Salehuddin, Senin 23 Juni 2025.

Pulau yang dahulu ramai dikunjungi wisatawan ini kini dipenuhi wahana rusak, minim penerangan malam, serta tak ada kegiatan wisata rutin. Salehuddin menilai pembangunan waterboom bisa menjadi titik balik, dengan catatan seluruh aset yang ada juga harus dioptimalkan kembali.

“Minimal dengan adanya waterboom, bisa menarik kembali minat masyarakat untuk berkunjung. Bahkan wahana lama yang dibangun zaman Pak Syaukani dulu harus direnovasi agar kawasan ini hidup kembali,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa upaya kerja sama dengan investor seperti Jatim Park sempat diwacanakan, namun kandas karena lemahnya fasilitasi dari pemerintah daerah. Legislator Partai Golkar ini mendesak Pemkab Kukar agar lebih terbuka dan aktif membuka peluang investasi sektor pariwisata.

“Jangan sampai aset sebesar itu dibiarkan begitu saja. Sayang kalau hanya jadi lokasi pesta rakyat tahunan. Potensinya jauh lebih besar dari itu,” tegasnya.

Meski pesta rakyat mendorong perputaran ekonomi skala kecil, namun belum cukup untuk mendorong Pulau Kumala sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya peran aktif Disperindag Kukar, tidak hanya dalam pengelolaan fasilitas umum seperti area parkir, tapi juga mendesain kegiatan ekonomi berkelanjutan.

“Harus lebih riil, ada pemberdayaan masyarakat yang terukur. Bukan hanya musiman. Disperindag bisa dimaksimalkan untuk mendesain kegiatan ekonomi di kawasan ini,” katanya lagi.

Selain persoalan manajemen, Salehuddin juga menyoroti buruknya sistem keamanan dan perawatan. Ia mencontohkan lampu jembatan yang mati, taman gelap saat malam, dan kawasan yang sepi sejak sore hari.

“Di Jakarta, taman bisa buka 24 jam karena sistem keamanannya jelas. Kita di Kukar jam 10 malam sudah gelap dan kosong. Ini yang harus dibenahi,” kritiknya.

Ia berharap proyek waterboom bisa menjadi awal transformasi Pulau Kumala menjadi destinasi wisata unggulan yang berkontribusi signifikan terhadap PAD.

“Investasi Rp400 miliar itu jangan sampai jadi sia-sia, yang penting ada kembalinya ke PAD. Mau kerja sama atau dikelola sendiri, yang penting dimaksimalkan,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Pulau Kumala Salehuddin Wisata Kalimantan Timur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.