Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Kutim Soroti Penurunan Produktivitas Padi Meski Luas Panen Meningkat

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma9 Nov 2024738
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kutim Soroti Penurunan Produktivitas Padi Meski Luas Panen Meningkat
Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, David Rante
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, David Rante, menyoroti penurunan produktivitas padi di wilayahnya, meski luas lahan panen mengalami peningkatan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kutai Timur, luas panen padi pada tahun 2023 mencapai 3.505,89 hektare, naik dari 3.415,90 hektare pada tahun sebelumnya.

Namun, produktivitas justru turun, dari 35,35 kuintal per hektare di tahun 2022 menjadi 29,00 kuintal per hektare di tahun 2023. Penurunan ini menyebabkan hasil panen berkurang dari 12.076,25 ton pada tahun lalu menjadi 10.167,79 ton pada tahun ini.

David menyebutkan bahwa situasi ini memerlukan perhatian serius, khususnya dalam hal ketahanan pangan daerah. Ia berharap program dari pemerintah pusat, termasuk inisiatif yang diusung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, segera hadir di daerah untuk mendukung peningkatan hasil pertanian. Baru-baru ini, Polri juga telah menandatangani MoU dengan Badan Ketahanan Pangan, yang diharapkan dapat mendukung penguatan sektor pertanian di daerah-daerah seperti Kutim.

“Kita tunggu langkah dari pemerintah pusat, termasuk program dari Pak Prabowo. Kolaborasi antara Polri dan Badan Ketahanan Pangan juga sudah mulai berjalan. Jadi semoga segera ada dampak nyata di lapangan,” ujar David.

Tantangan dari Sedimentasi dan Tambang

David juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama yang dihadapi pertanian di Kutim adalah adanya sedimentasi yang diakibatkan aktivitas tambang. Hal ini berdampak pada kualitas lahan dan mengurangi produktivitas tanaman.

Meski Kutim berkomitmen beralih menuju ekonomi hijau. Proses transisi ini, menurut David, membutuhkan waktu dan perhatian terhadap sektor pertanian, agar ketahanan pangan tetap terjaga.

“Ekonomi hijau menjadi arah yang kita tuju, tapi dampak dari sedimentasi akibat tambang cukup besar. Ini mengurangi luas lahan yang efektif untuk pertanian dan berdampak pada produktivitas,” jelasnya.

Regulasi dan Upaya Memperkuat Ketahanan Pangan

David menggarisbawahi pentingnya regulasi yang mendukung ketahanan pangan lokal di tengah tantangan transisi ekonomi hijau. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat mengelola sumber daya dengan baik untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga, sambil menantikan dukungan tambahan dari berbagai program nasional.

Dengan dukungan yang lebih kuat, DPRD Kutim berharap sektor pertanian dapat kembali meningkatkan produktivitasnya. Sehingga kebutuhan pangan daerah dapat tercukupi tanpa harus mengandalkan pasokan dari luar.

Silakan Bekomentar
David Rante DPRD Kutim Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.