Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Eddy Palinggi Usul Lahan Eks Tambang KPC Jadi Pusat Pertanian Terpadu

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma6 Nov 2024769
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Eddy
Ketua Komisi A DPRD Kutai Timur (Kutim), Eddy Markus Palinggi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Ketua Komisi A DPRD Kutai Timur, Eddy Markus Palinggi, berencana mengembangkan lahan eks tambang menjadi pusat percontohan pertanian dan peternakan terpadu di Kutim. Dalam wawancara di gedung DPRD Kutim pada Rabu (30/10/2024), Eddy menyampaikan ide ini sebagai langkah meningkatkan kemandirian pangan daerah dengan model pengelolaan lahan terpadu dan berkelanjutan, melibatkan kombinasi pertanian jagung, peternakan sapi, dan ayam.

Eddy mengatakan dirinya telah berdiskusi dengan pihak PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk memperoleh izin pinjam pakai lahan bekas tambang seluas 40 hektar. Lahan tersebut, jika terealisasi, akan dikelola dengan pendekatan semi-modern, memanfaatkan teknologi untuk pertanian dan peternakan yang saling mendukung.

Pusat Percontohan Pertanian dan Peternakan Terpadu.

Menurut Eddy, lahan percontohan ini nantinya akan menerapkan konsep integrasi farming, di mana tanaman jagung akan menjadi sumber pakan bagi peternakan ayam dan sapi. Siklus produksi akan dibuat berkelanjutan, dengan mengolah kotoran ternak menjadi biogas sebagai energi mandiri serta pupuk untuk tanaman jagung dan rumput gajah, yang juga akan ditanam sebagai pakan sapi.

“Saya minta KPC beri kami lahan 40 hektar saja. Di sana kami akan buat percontohan dengan pengelolaan semi-modern. Saya lihat sendiri model ini di Kutai Barat, di mana ada siklus yang membuat lahan dan peternakan mandiri listrik dan energi dari biogas. Kutim perlu punya yang seperti ini,” ujar Eddy.

Lebih lanjut, Eddy menambahkan bahwa ia bersedia mendanai proyek ini secara pribadi untuk memperlihatkan hasil nyata kepada masyarakat. Ia yakin, apabila masyarakat melihat langsung hasilnya, mereka akan lebih antusias mengikuti jejak pertanian dan peternakan modern ini.

Dorongan Kreativitas Anak Muda dan Dukungan Infrastruktur

Selain itu, Eddy juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam membangun ekosistem usaha pertanian dan peternakan, terutama bagi generasi muda di Kutim. Menurutnya, dengan adanya model percontohan ini, para pemuda bisa terlibat aktif dalam kegiatan produktif yang dapat mendorong kreativitas sekaligus menjauhkan mereka dari risiko penyalahgunaan narkoba

.“Kita ini banyak petani, ada banyak kegiatan UMKM. Perlu juga pengembangan anak muda supaya mereka terlibat dalam aktivitas yang kreatif, bukan justru terjerumus ke hal-hal negatif,” kata Eddy.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur di perkotaan juga harus diperhatikan untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan peternakan lokal. Dengan adanya akses yang baik, ia berharap produk lokal Kutim bisa didistribusikan secara luas hingga memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Eddy Markus Palinggi Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.