Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
1 2 3 … 821 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Hebat! UNESCO Rayakan Hari Lahir Pahlawan dari Indonesia sebagai Peristiwa Internasional

Pahlawan Indonesia Ini Diangkat sebagai Simbol Keberanian dan Kreativitas dalam Sidang Umum ke-42
Nasional Jaen RohmanJaen Rohman4 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pahlawan Indonesia
Sidang Umum ke-42 UNESCO di Paris, Prancis (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Direktur Jenderal UNESCO mengumumkan dalam Sidang Umum ke-42 di Paris, Prancis, Rabu (22/11/2023) bahwa hari kelahiran dua pahlawan Indonesia akan dirayakan sebagai peristiwa internasional yang spesial.

Dua tokoh tersebut, yaitu pejuang perempuan asal Aceh, Keumalahayati, dan sastrawan AA Navis, diangkat sebagai perayaan internasional berdasarkan kriteria tertentu. Penetapan ini terjadi dalam sesi sidang Plenary Report dari rangkaian Sidang Umum UNESCO ke-42, yang dikutip dari laman Kemdikbud.

Pemilihan tokoh-tokoh terkenal ini merujuk pada tiga kriteria utama. Pertama, terkait dengan tahun kelahiran atau kematian tokoh yang terhubung dengan cita-cita dan tujuan organisasi dalam bidang pendidikan, budaya, ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial, dan kemanusiaan.

Kriteria kedua adalah keterwakilan gender dalam konteks komunikasi. Usulan yang diajukan hanya bisa untuk mereka yang telah meninggal dunia.

Kriteria ketiga mencakup keberadaan peristiwa yang bersifat universal. Usulan penetapan harus didukung minimal oleh dua negara, memiliki dampak signifikan bagi negara atau dunia, dan sebagainya.

Siapakah Sosok Keumalahayati dan AA Navis

Keumalahayati, salah satu pahlawan perempuan awal Indonesia, diakui atas keberanian dan kontribusinya dalam mempertahankan tanah air. Ia tumbuh dalam lingkungan dengan tradisi maritim yang kuat di Aceh dan memiliki pengalaman dalam peperangan laut sejak kecil.

Diangkat sebagai laksamana perempuan pertama dalam sejarah Indonesia dan Asia Tenggara, setelah ayahnya meninggal dunia. Pengusulan peringatan 475 tahun kelahiran Keumalahayati (1550-1615) didukung oleh Malaysia, Federasi Rusia, Thailand, dan Togo.

Sementara itu, AA Navis, seorang penulis dan budayawan terkemuka Indonesia, dikenal atas karya sastranya yang beragam. Ia tumbuh dengan minat pada cerita pendek dan cerita bersambung serta kemudian menjadi pengarang yang diakui, menyoroti kelemahan cerpen Indonesia dan mencari kekuatan cerpen asing.

Pengusulan peringatan 100 tahun kelahiran Ali Akbar Navis (1924-2003) mendapat dukungan dari Malaysia, Federasi Rusia, Thailand, dan Togo.

Pengakuan terhadap kedua tokoh ini melengkapi pencapaian Indonesia dalam Sidang Umum UNESCO ke-42, dengan prestasi seperti terpilihnya sebagai anggota Dewan Eksekutif dan Dewan International Programme for the Development of Communication (IPDC), pendirian Indonesian Corner di markas besar UNESCO, serta penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi sidang umum UNESCO.

Silakan Bekomentar
AA Navisv Keumalahayati Pahlawan Indonesia Unesco
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

Sertifikasi Halal Logistik Wajib Berlaku 2026

Rapimnas PJS Mei 2026 Fokus Finalisasi ke Dewan Pers

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.