Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kasus DBD Melonjak, DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Pencegahan

Kenaikan kasus DBD di Kaltim jadi alarm bahaya, Fraksi PKB dorong sistem pencegahan berjalan sepanjang tahun.
DPRD Kaltim AisyahAisyah29 Jun 2025781
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kasus DBD Melonjak, DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Pencegahan
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti (dok,/ist).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, menanggapi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) yang kembali mengkhawatirkan sepanjang semester pertama tahun ini. Data dari Januari hingga Juni 2025 mencatat sebanyak 2.210 kasus DBD di Kaltim, dengan lima korban meninggal dunia. Balikpapan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai 602.

Lonjakan ini memicu reaksi keras dari Damayanti yang duduk di Komisi IV DPRD Kaltim. Ia menilai lemahnya upaya pencegahan sebagai biang dari kembali mewabahnya penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Damayanti menegaskan bahwa momen pergantian musim atau pancaroba seharusnya menjadi alarm dini bagi pemerintah dan dinas kesehatan untuk memperkuat deteksi serta kesiapsiagaan menghadapi penyakit tahunan ini.

“Kalau sudah mulai musim pancaroba, seharusnya sudah ada langkah-langkah pencegahan. Dinas kesehatan mesti lebih sigap,” tegasnya.

Namun demikian, Damayanti juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD. Ia menyebut bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan semata tugas pemda atau pemprov.

“Menjaga kebersihan lingkungan itu tanggung jawab kita semua. Bukan hanya pemprov atau pemkot. Ini soal kebersamaan,” ujarnya.

DPRD Kaltim juga mengidentifikasi sejumlah hambatan di lapangan yang memperlambat respons penanggulangan DBD, antara lain keterbatasan tenaga medis, sarana kesehatan yang belum memadai, dan lambannya pelaporan dari puskesmas ke otoritas kesehatan provinsi.

Damayanti menyampaikan bahwa sistem penanggulangan DBD tidak boleh hanya bersifat reaktif. Menurutnya, sistem pencegahan harus bersifat jangka panjang dan berjalan secara terus-menerus, tidak hanya saat kasus mulai meningkat.

“Kita perlu sistem pencegahan yang jalan terus, bukan hanya saat kasus meledak,” ungkapnya.

Ia berharap peningkatan drastis kasus kali ini menjadi refleksi sekaligus momen evaluasi menyeluruh bagi para pemangku kebijakan. Damayanti mendorong agar sistem antisipatif yang terpadu segera diterapkan, mulai dari penguatan edukasi publik, pelibatan aktif masyarakat, hingga kesiapan logistik dan tenaga medis di tingkat fasilitas kesehatan paling dasar.

Kasus DBD yang terus meningkat dari tahun ke tahun di Kaltim menjadi peringatan serius akan pentingnya kesadaran kolektif. Tidak hanya bergantung pada intervensi pemerintah, tapi juga kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif warga dalam menjaga lingkungan dan kesehatan bersama.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Damanyanti DBD Kalimantan Timur DPRD Kaltim Fraksi PKB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.