Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kekerasan di SMPN 16 Samarinda, DPRD Kaltim Minta Antisipasi Serius

Insiden pemukulan di sekolah menengah Samarinda picu desakan pengetatan pengawasan orangtua dan sekolah.
DPRD Kaltim AisyahAisyah23 Mei 2025510
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kekerasan di SMPN 16 Samarinda, DPRD Kaltim Minta Antisipasi Serius
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Kekerasan fisik yang menimpa dua siswi kembar di SMP Negeri 16 Samarinda pada Selasa 20 Mei 2025 kembali menyorot sorotan tajam publik terhadap isu kekerasan anak di lingkungan sekolah.

Rekaman video berdurasi lebih dari satu menit yang menunjukkan pemukulan dan tendangan oleh sejumlah siswi lain terhadap kedua korban, menyebar luas di media sosial, menimbulkan gelombang keprihatinan masyarakat.

Peristiwa memilukan ini terjadi di lingkungan sekolah, dipicu penolakan kedua korban terhadap iuran sebesar Rp5.000 untuk kegiatan tari dalam proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penolakan yang seharusnya menjadi ruang dialog justru memicu ejekan dan akhirnya berujung kekerasan fisik. Akibatnya, korban mengalami memar dan lebam pada tubuh.

Pihak sekolah, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nurul Aini, mengakui adanya insiden, namun menyebutnya sebagai perkelahian biasa akibat kesalahpahaman antar siswa. Ia menyatakan luka korban tergolong ringan.

“Biru-biru sedikit,” ucap Nurul, merujuk pada kondisi korban.

Polsek Sungai Kunjang segera bertindak setelah video menjadi viral, memfasilitasi mediasi yang dihadiri orangtua pelaku dan korban, pihak sekolah, serta Dinas Pendidikan Samarinda. Hasilnya, semua pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dengan surat pernyataan damai. Namun demikian, penyelesaian ini tidak menghapus kekhawatiran publik.

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras, menilai kasus ini bukan kejadian tunggal dan mencerminkan lemahnya pembinaan karakter anak sejak dini. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap konsumsi media sosial di kalangan pelajar.

“Kami juga tentu minta kepada para orangtua untuk membatasi akses mereka kepada sosial media, karena hal tersebut bisa memicu emosi anak yang tentu masih labil dan mudah terpengaruh pada apa yang mereka tonton,” ujar Agus Aras, usai Rapat Paripurna ke-14 DPRD Kaltim, Jumat (23/5/2025)

Agus menggarisbawahi bahwa pengawasan orangtua terhadap aktivitas digital anak bukan hanya soal membatasi, melainkan bagian penting dalam pendidikan karakter. Ia menambahkan, tanpa pendampingan yang cukup, anak bisa larut dalam konten negatif dan kehilangan arah pembentukan kepribadian yang sehat.

“Jangan sampai justru aktivitas anak-anak kita lebih banyak main HP yang tidak ada manfaatnya,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Agus Aras Berita Kaltim DPRD Kaltim Kekerasan Anak Pendidikan Samarinda SMAN 16 Samarinda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.