Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

15 Agu 2026

Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

14 Agu 2026

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026
1 2 3 … 838 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Krisis Tenaga Medis dan Pendidikan di Kutai Timur

Faizal menegaskan pentingnya inventarisasi kebutuhan tenaga kerja oleh perangkat daerah terkait
DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma10 Mei 2024735
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Faizal Rachman, Anggota DPRD Kutim (.ist)
Faizal Rachman, Anggota DPRD Kutim (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Isu kekurangan tenaga medis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin mengkhawatirkan. Hal ini diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Faizal Rachman.Menurutnya, masalah ini telah berulang kali disuarakan dan tidak hanya terbatas pada tenaga medis, tetapi juga mencakup kekurangan guru dan tenaga profesional lainnya.

“Dampaknya sangat dirasakan terutama di daerah pelosok yang jauh dari fasilitas,” kata Faizal kepada media baru-baru ini.

Ia menegaskan pentingnya inventarisasi kebutuhan tenaga kerja oleh perangkat daerah terkait.

“Memang harus diinventarisasi oleh perangkat daerah (PD) terkait dengan SDM kita. Jika ada kekurangan, diusulkan,” jelasnya.

Faizal juga menyampaikan bahwa upaya untuk mengatasi masalah ini melalui pengangkatan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) sudah tidak memungkinkan lagi karena larangan yang berlaku.

“Sekarang sudah tidak bisa, malah jadi temuan nanti. Saya nggak tahu kalau Tenaga Harian Lepas (THL) bisa tidak diangkat itu,” tuturnya.

Terakhir, Faizal mengajak semua pihak terkait untuk mencari solusi alternatif guna mengatasi krisis tenaga kerja ini, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan, yang sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat Kutim.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Faizal Rachman Sangatta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Perjuangkan Keadilan Guru, DPRD Kutim Usul Perda Khusus Pendidikan

Berita Terkini

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

Yuliyani UtamiYuliyani Utami15 Agu 2026 Pendidikan

Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

14 Agu 2026

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.