Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kutim Catat SILPA Rp 1,77 Triliun, DPRD Minta Evaluasi Anggaran

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma21 Jul 2024814
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kutim Catat SILPA Rp 1,77 Triliun, DPRD Minta Evaluasi Anggaran
Ketua Pansus, Faizal Rachman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – DPRD Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-30 masa persidangan ke-III, dengan agenda persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, di Gedung DPRD Kutim, Kamis (11/7/2024) malam.

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa Kutai Timur mencatatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 1,77 triliun, yang mendorong DPRD untuk meminta evaluasi anggaran secara menyeluruh.

Mengawali rapat paripurna, Ketua Panitia Khusus Raperda APBD Tahun Anggaran 2023, Faizal Rachman, membacakan laporan hasil kerja Pansus di hadapan Ketua DPRD Joni yang memimpin rapat, Wakil Ketua II Arfan, Bupati Ardiansyah Sulaiman, 27 anggota DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Faizal Rachman menjelaskan APBD Kutim tahun 2023

Dalam laporannya, Faizal Rachman menjelaskan bahwa APBD Kutim tahun 2023 ,mencatat pendapatan sebesar Rp. 8.597 triliun dengan belanja sebesar Rp. 8.357 triliun menghasilkan surplus pendapatan sebesar Rp. 239.8 miliar. Dengan penerimaan pembiayaan Rp. 1.579 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp. 46.5 miliar terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp. 1.772 triliun.

“Pendapatan APBD mencapai Rp. 8,5 triliun dengan surplus Rp. 239 miliar, namun masih terdapat SILPA sebesar Rp. 1,77 triliun,” ujar Faizal Rachman.

Beberapa faktor menyebabkan penyerapan belanja tidak maksimal. Kelemahan dalam perencanaan, keterbatasan sumber daya manusia, tambahan alokasi DAK di tengah tahun anggaran, serta kendala dalam proses pelaksanaan lelang menjadi hambatan utama.

Selain itu, penumpukan realisasi belanja pada akhir tahun disebabkan oleh pembayaran pekerjaan belanja modal yang pelunasannya dilakukan setelah pekerjaan selesai.

Penyerapan Belanja Tak Maksimal

“Penyerapan belanja tidak maksimal akibat kelemahan perencanaan dan kendala dalam pelaksanaan lelang,” tambah Faizal Rachman.

Faizal Rachman juga mengungkapkan, hingga 31 Desember 2023 masih terdapat sisa hutang sebesar Rp. 189 miliar. Belanja yang kurang efisien juga menjadi perhatian, dengan alokasi yang tinggi untuk belanja bimtek, perjalanan dinas, dan barang habis pakai.

“Masih terdapat sisa hutang Rp. 189 miliar dan belanja yang kurang efisien perlu dirasionalisasi,” jelasnya.

Jumlah investasi permanen Pemerintah Daerah Kutai Timur dalam bentuk penyertaan modal mencapai Rp. 245 miliar. Namun, keuntungan dari investasi ini lebih rendah daripada bunga deposito.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, terdapat sisa dana DBH DR sebesar Rp. 6.602.655.031,00 yang menjadi hutang program Pemerintah Daerah Kutai Timur.

Rekomendasi Pansus untuk Perbaikan Pengelolaan Anggaran

Panitia Khusus menyarankan, peningkatan akurasi perencanaan penerimaan APBD dan monitoring pelaksanaan anggaran, untuk mendorong penyerapan anggaran sesuai rencana.

Pemerintah Daerah juga diharapkan, mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan hutang pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024.

“Peningkatan akurasi perencanaan dan monitoring pelaksanaan anggaran, sangat diperlukan untuk mengatasi tingginya angka SILPA,”tutup Faizal Rachman.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Faizal Rachman Kabar Kutim RAPERDA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.