Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kutim Catat SILPA Rp 1,77 Triliun, DPRD Minta Evaluasi Anggaran

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma21 Jul 2024815
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kutim Catat SILPA Rp 1,77 Triliun, DPRD Minta Evaluasi Anggaran
Ketua Pansus, Faizal Rachman
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – DPRD Kutai Timur (Kutim) menggelar Rapat Paripurna ke-30 masa persidangan ke-III, dengan agenda persetujuan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023, di Gedung DPRD Kutim, Kamis (11/7/2024) malam.

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa Kutai Timur mencatatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp 1,77 triliun, yang mendorong DPRD untuk meminta evaluasi anggaran secara menyeluruh.

Mengawali rapat paripurna, Ketua Panitia Khusus Raperda APBD Tahun Anggaran 2023, Faizal Rachman, membacakan laporan hasil kerja Pansus di hadapan Ketua DPRD Joni yang memimpin rapat, Wakil Ketua II Arfan, Bupati Ardiansyah Sulaiman, 27 anggota DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Faizal Rachman menjelaskan APBD Kutim tahun 2023

Dalam laporannya, Faizal Rachman menjelaskan bahwa APBD Kutim tahun 2023 ,mencatat pendapatan sebesar Rp. 8.597 triliun dengan belanja sebesar Rp. 8.357 triliun menghasilkan surplus pendapatan sebesar Rp. 239.8 miliar. Dengan penerimaan pembiayaan Rp. 1.579 triliun dan pengeluaran pembiayaan Rp. 46.5 miliar terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp. 1.772 triliun.

“Pendapatan APBD mencapai Rp. 8,5 triliun dengan surplus Rp. 239 miliar, namun masih terdapat SILPA sebesar Rp. 1,77 triliun,” ujar Faizal Rachman.

Beberapa faktor menyebabkan penyerapan belanja tidak maksimal. Kelemahan dalam perencanaan, keterbatasan sumber daya manusia, tambahan alokasi DAK di tengah tahun anggaran, serta kendala dalam proses pelaksanaan lelang menjadi hambatan utama.

Selain itu, penumpukan realisasi belanja pada akhir tahun disebabkan oleh pembayaran pekerjaan belanja modal yang pelunasannya dilakukan setelah pekerjaan selesai.

Penyerapan Belanja Tak Maksimal

“Penyerapan belanja tidak maksimal akibat kelemahan perencanaan dan kendala dalam pelaksanaan lelang,” tambah Faizal Rachman.

Faizal Rachman juga mengungkapkan, hingga 31 Desember 2023 masih terdapat sisa hutang sebesar Rp. 189 miliar. Belanja yang kurang efisien juga menjadi perhatian, dengan alokasi yang tinggi untuk belanja bimtek, perjalanan dinas, dan barang habis pakai.

“Masih terdapat sisa hutang Rp. 189 miliar dan belanja yang kurang efisien perlu dirasionalisasi,” jelasnya.

Jumlah investasi permanen Pemerintah Daerah Kutai Timur dalam bentuk penyertaan modal mencapai Rp. 245 miliar. Namun, keuntungan dari investasi ini lebih rendah daripada bunga deposito.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, terdapat sisa dana DBH DR sebesar Rp. 6.602.655.031,00 yang menjadi hutang program Pemerintah Daerah Kutai Timur.

Rekomendasi Pansus untuk Perbaikan Pengelolaan Anggaran

Panitia Khusus menyarankan, peningkatan akurasi perencanaan penerimaan APBD dan monitoring pelaksanaan anggaran, untuk mendorong penyerapan anggaran sesuai rencana.

Pemerintah Daerah juga diharapkan, mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan hutang pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2024.

“Peningkatan akurasi perencanaan dan monitoring pelaksanaan anggaran, sangat diperlukan untuk mengatasi tingginya angka SILPA,”tutup Faizal Rachman.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Faizal Rachman Kabar Kutim RAPERDA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.