Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Menaker Wanti-wanti Program Magang Nasional Tak Jadi Ajang Eksploitasi

Menteri Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya pengawasan agar Magang Nasional 2025 benar-benar jadi sarana pembelajaran, bukan perbudakan modern.
Ekonomi AisyahAisyah1 Nov 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menaker Wanti-wanti Program Magang Nasional Tak Jadi Ajang Eksploitasi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Di tengah semangat pemerintah membuka kesempatan luas bagi lulusan baru, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan agar Program Magang Nasional 2025 tidak disalahgunakan. Ia menegaskan, magang seharusnya menjadi wadah pembelajaran praktis, bukan ajang eksploitasi tenaga kerja murah.

“Kami tidak ingin magang dijadikan sarana eksploitasi. Karena itu, setiap peserta wajib mengisi aktivitas harian di platform yang disiapkan, dan instansi maupun perusahaan wajib menyediakan mentor untuk membimbing mereka,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Yassierli menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi (monev) serta kanal pengaduan publik untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan. Sistem tersebut diharapkan mampu mencegah potensi pelanggaran atau penyimpangan di lapangan.

Menurut Menaker, program Magang Nasional 2025 merupakan inisiatif strategis yang dikoordinasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Sosialisasi tahap kedua telah digelar secara virtual pada Jumat 31 Oktober 2025 dengan melibatkan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan pelaksanaan.

Pada batch pertama, program ini menargetkan 20 ribu peserta dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kini, untuk Batch II, pemerintah meningkatkan kuota menjadi lebih dari 80 ribu peserta agar kesempatan magang berkualitas dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

“Antusiasme dari para lulusan sangat besar. Kami berharap kuota batch II dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan di seluruh daerah,” ungkap Yassierli.

Ia menambahkan, pada tahap kedua ini, penyelenggara magang tidak hanya berasal dari perusahaan swasta, tetapi juga mencakup kementerian, lembaga pemerintah pusat, serta unit kerja vertikal di daerah. Langkah ini, kata dia, membuka peluang yang lebih luas dan beragam bagi peserta untuk memilih lokasi serta bidang magang sesuai minat mereka.

Program Magang Nasional 2025 direncanakan berlangsung selama enam bulan. Setiap peserta akan menerima uang saku setara upah minimum kabupaten/kota (UMK), mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta memperoleh sertifikat resmi setelah menyelesaikan masa magang.

Pendaftaran program dilakukan secara daring melalui akun SIAPKerja dan situs maganghub.kemnaker.go.id, yang menjadi pintu utama bagi calon peserta untuk mendaftar dan memantau status mereka.

Dengan sistem pengawasan ketat serta dukungan lintas lembaga, pemerintah berharap Magang Nasional 2025 benar-benar menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja bukan jebakan bagi tenaga muda yang baru meniti karier.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemerintah Pantau Dampak Krisis Venezuela terhadap Minyak Dunia

Prabowo Gunakan Dana Korupsi dan Efisiensi untuk Bayar Whoosh

Indonesia Negosiasi Tarif Nol Persen untuk Sawit dan Karet ke AS

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.