Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026
1 2 3 … 836 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026

    Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

    22 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Miris, Bantuan Bibit Bukan Unggul, Petani Buyung-Buyung Keluhkan Gagal Panen ke Harun Ar Rasyid

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad27 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Reses masa sidang II tahun 2023 oleh Anggota DPRD Kaltim, Harun Ar Rasyid, membawa sorotan khusus pada kondisi para petani di daerah Buyung-Buyung kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dalam reses kali ini, Harun Ar Rasyid menjelajahi 17 titik di wilayah Bontang, Kutim, dan Berau, menggali aspirasi serta permasalahan masyarakat setempat. Namun, fakta mengejutkan muncul di tengah perjalanan reses di desa Buyung-Buyung, di mana masyarakat melaporkan masalah serius yang mengancam mata pencaharian utama mereka: gagal panen tahun 2023.

“Yang menarik di Buyung-Buyung masyarakat mengadukan adanya gagal panen di tahun 2023 ini,” ungkap Politisi PKS ini.

Dalam pertemuan dengan masyarakat setempat, Harun Ar Rasyid menjelaskan bahwa penyebab utama gagal panen ini adalah bantuan bibit padi yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kaltim, yang ternyata bukan bibit unggul. Hasil panen yang biasanya mencapai 3 ton per hektar, tahun ini hanya menghasilkan maksimal 500 kg saja, bahkan ada yang hanya mampu mengumpulkan 3 karung atau sekitar 120 kg. Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi para petani di daerah tersebut.

“Penyebabnya antar lain karena bantuan bibit padi yang diterima dari provinsi Kaltim, bukan bibit unggul. Hasil panen yang normalnya 1 hektar menghasilkan 3 ton, tahun ini maksimal hanya 500 kg. bahkan ada yang hanya 3 karung saja atau kurang lebih 120 kg. Jadi boleh dikatakan panen tahun gagal berat,” terang Harun.

Dalam penjelasannya, Harun Ar Rasyid menjelaskan bahwa kegagalan panen ini telah menghadirkan sejumlah tantangan ekonomi bagi masyarakat Buyung-Buyung. Mata pencaharian utama yang bergantung pada hasil pertanian mereka kini terancam, mengingat hasil panen yang minim tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi mencukupi kebutuhan pasar.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar pemerintah dapat segera merespons masalah ini dengan solusi yang nyata. Mereka mendambakan bantuan dalam bentuk bibit padi unggul yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan, serta dukungan teknis yang dapat membantu mereka mengatasi tantangan pertanian yang semakin kompleks. Diharapkan, pemerintah dapat turut serta mengoptimalkan penggunaan lahan dan teknologi pertanian yang lebih modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini.

Gagal panen di Buyun-Buyung menjadi sorotan tajam dalam rangkaian reses Anggota DPRD Kaltim Harun Ar Rasyid. Pada akhir reses, Harun Ar Rasyid berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakatnya di tingkat legislatif, serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mencari solusi nyata bagi para petani yang sedang menghadapi tantangan serius ini.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026

Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

22 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.