Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026
1 2 3 … 836 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026

    Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

    22 Jul 2026

    Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

    21 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Pansus DPRD Kaltim Kritik LKPJ 2024: Belanja Modal Minim, Ketimpangan Masih Tinggi

Laporan LKPJ 2024 dinilai belum mencerminkan keadilan pembangunan dan penggunaan anggaran yang strategis.
DPRD Kaltim AisyahAisyah11 Jun 2025546
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pansus DPRD Kaltim Kritik LKPJ 2024: Belanja Modal Minim, Ketimpangan Masih Tinggi
Rapat Paripurna ke-17 di Gedung Utama B DPRD Kalimamtan Timur (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Di balik angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi, masih tersembunyi ketimpangan yang mencolok di Kalimantan Timur. Itulah yang menjadi benang merah kritik Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kaltim dalam rapat paripurna ke-17 saat menyampaikan laporan akhir atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2024, Rabu (11/6/2025).

Ketua Pansus, Agus Suwandi, menyampaikan beragam temuan dan catatan strategis, termasuk realisasi pendapatan daerah yang mencapai Rp22,08 triliun atau 104,06 persen dari target. Namun, kinerja pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari pajak dan pengelolaan kekayaan, belum mencapai target maksimal. PAD dari pajak hanya 99,76 persen, sementara dari pengelolaan kekayaan daerah baru 91,90 persen.

“Selisih realisasi itu setara Rp41 miliar. Bisa digunakan untuk merehabilitasi 40 ruang kelas,” ungkap Agus, menggarisbawahi pentingnya efisiensi dan alokasi anggaran yang tepat sasaran.

Di sisi belanja, Pansus mencatat realisasi anggaran sebesar Rp20,46 triliun. Sayangnya, belanja modal hanya menyumbang 23,8 persen, jauh dari ambang batas 40 persen sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2022. Ini menandakan anggaran lebih fokus pada operasional jangka pendek, bukan pada pembangunan jangka panjang.

Ketimpangan pembangunan daerah juga mencuat. Meski IPM Kaltim 2024 menempati posisi ketiga nasional dengan skor 78,79, beberapa kabupaten masih di bawah rata-rata nasional, seperti Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Penajam Paser Utara. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mencapai 5,14 persen, tertinggi se-Kalimantan, menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi belum merata.

“Perekonomian kita tumbuh, tapi belum dirasakan merata oleh semua kalangan,” tegas Agus.

Pansus juga mengkritik lambatnya penurunan angka stunting yang stagnan di angka 22,9 persen, jauh dari target 12,83 persen. Pansus mengusulkan Peraturan Gubernur untuk memperkuat sinergi penanganan stunting lintas sektor.

Temuan lain mencakup proyek fisik bermasalah, seperti gedung SMKN yang putus kontrak, drainase molor di Samarinda, dan Jembatan Sei Nibung yang belum selesai. Agus menyebut perlunya pengawasan lebih ketat agar proyek tidak hanya jadi formalitas tanpa manfaat nyata.

Dari sisi pengelolaan aset, terdapat anomali penurunan nilai aset Pemprov dari Rp49 triliun menjadi Rp29 triliun, dengan satu bidang tanah tidak diketahui keberadaannya. Pansus mendesak verifikasi ulang.

Rekomendasi Pansus diserahkan dalam empat kelompok, mencakup percepatan proyek strategis, optimalisasi BUMD, dan perencanaan rumah sakit berbasis pertumbuhan penduduk.

“Rekomendasi ini bukan sekadar catatan. Ini peta jalan menuju Kalimantan Timur yang lebih adil dan sejahtera,” pungkas Agus.

Silakan Bekomentar
Agus Suwandi Berita Kaltim DPRD Kaltim LKPj 2024
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026

Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

22 Jul 2026

Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

21 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.