Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Profil Ong Beng Seng: Crazy Rich Terlibat Skandal Korupsi

Dengan komitmen untuk memberantas korupsi, Singapura dapat tetap menjadi contoh negara yang menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam pemerintahan dan bisnisnya
Global Intan WardahIntan Wardah26 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Skandal Korupsi
Ong Beng Seng (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Skandal korupsi dalam penyelenggaraan Formula-1 (F-1) Singapura menarik perhatian publik karena melibatkan konglomerat Ong Beng Seng yang diduga terlibat dalam praktik korupsi. Situasi ini merupakan tamparan keras bagi Singapura yang selama ini dianggap sebagai negara bersih dari praktik korupsi. (15/07/2023).

Ong Beng Seng adalah managing director, pemilik, dan operator perusahaan terbuka di Singapura, yaitu Hotel Properties Limited (HPL). Perusahaan ini telah memberikan keterangan mengenai Ong dan memastikan bahwa Ong sangat koperatif dalam memberikan informasi yang diminta terkait skandal korupsi F-1.

Prestasi Gemilang Ong Beng Seng

Meski tengah berada dalam sorotan tajam, Ong Beng Seng masih menjalankan tugasnya sebagai direktur pelaksana perusahaan. Ia juga telah membayar jaminan sebesar S$ 100.000 atau sekitar Rp 1,13 miliar, dan menjamin akan menyerahkan paspornya setelah kembali ke Singapura.

Ong Beng Seng adalah sosok yang memiliki prestasi gemilang di dunia bisnis. Ia membangun Hotel Properties Limited (HPL) pada tahun 1981 dan berhasil menguasai jaringan 38 hotel dan resort di 15 negara, termasuk brand-brand ternama seperti Four Seasons, Intercontinental Hotels, dan Marriott International. Kekayaannya diperkirakan mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun.

Pengaruh Ong dalam F-1 Singapura

Ong Beng Seng juga memiliki peran penting dalam membawa ajang jet darat Formula-1 ke Singapura. Singapura menjadi tuan rumah Grand Prix Formula-1 selama tujuh tahun setelah menandatangani kontrak pada 2022. Ong memiliki hak atas Grand Prix Singapura dan merupakan pimpinan promotor balapan GP Singapura.

Ajang balap F-1 ini diperkirakan menghasilkan keuntungan hingga US$ 1,13 miliar atau sekitar Rp 16.900 triliun sejak awal diselenggarakan di Singapura pada 2008.

Skandal korupsi ini telah menarik perhatian Biro Investigasi Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) yang juga mencakup Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran. CPIB meluncurkan penyelidikan dan meminta Iswaran untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. Iswaran pun diminta untuk mengambil cuti selama masa penyelidikan berlangsung.

Peringatan tentang Skandal Korupsi

Skandal ini menjadi peringatan bagi Singapura tentang pentingnya menjaga integritas dan bersikap tegas dalam menangani kasus korupsi. Publik berharap agar proses penyelidikan berjalan transparan dan adil, serta para pelaku korupsi diadili dengan sesuai hukum yang berlaku.

Singapura selama ini dihargai karena memiliki reputasi bersih dari korupsi. Skandal korupsi dalam penyelenggaraan F-1 ini menimbulkan keprihatinan dan diharapkan menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dengan komitmen untuk memberantas korupsi, Singapura dapat tetap menjadi contoh negara yang menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam pemerintahan dan bisnisnya.

Silakan Bekomentar
Ong Beng Seng Singapura Skandal Korupsi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Soroti Kerugian Judi Online, Capai Rp134 Triliun

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Indonesia Tampil di PBB, Zulhas: Siap Jadi Solusi Pangan Dunia

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.