Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
1 2 3 … 821 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Sawit RI dalam Ancaman Serius dari Eropa

Uni Eropa telah mengambil berbagai langkah untuk menekan produk kelapa sawit Indonesia
Ekonomi Intan WardahIntan Wardah26 Jun 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi. Sawit RI dalam Ancaman Serius dari Eropa
Ilustrasi. Sawit RI dalam Ancaman Serius dari Eropa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Uni Eropa telah mengambil berbagai langkah untuk menekan produk kelapa sawit Indonesia, termasuk memberlakukan Undang-Undang Deforestasi pada 16 Mei 2023. Selain itu, mereka juga melakukan kampanye negatif terhadap produk kelapa sawit, khususnya minyak sawit, dengan mengaitkannya dengan isu lingkungan dan kesehatan.

Eddy Abdurrachman, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), menyatakan bahwa tindakan Uni Eropa tersebut adalah persaingan dagang. Mereka tidak puas dengan kompetitivitas minyak sawit Indonesia yang dianggap lebih baik.

“Melihat tingkat produktivitas kelapa sawit yang tinggi, kelapa sawit sangat kompetitif dalam perdagangan internasional untuk minyak nabati, dibandingkan dengan minyak nabati lainnya seperti minyak bunga matahari dan kedelai. Inilah yang menjadi tantangan bagi negara penghasil minyak nabati selain kelapa sawit,” ungkap Eddy dalam acara Special Dialogue ‘Menggapai Sawit Tetap Jadi Andalan Indonesia saat Dunia Penuh Ketidakpastian’.

Perjuangan Melawan Kampanye Negatif

Eddy menambahkan, “Saya melihat ini sebagai kompetisi bisnis di mana mereka mengambil langkah-langkah untuk melakukan kampanye negatif yang bertujuan untuk merugikan industri kelapa sawit. Mereka menyampaikan berbagai isu terkait kesehatan, hak asasi manusia, dan deforestasi.”

Indonesia sedang berjuang bersama Malaysia untuk menggugat Uni Eropa. Tujuannya adalah agar kebijakan Uni Eropa ini tidak merugikan Indonesia dan Malaysia, yang merupakan dua produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

Pendekatan Persuasif

Namun, Indonesia dan Malaysia belum akan mengajukan gugatan ke Badan Perdagangan Dunia (WTO). Kedua negara akan mengadopsi pendekatan persuasif terlebih dahulu, dengan harapan Uni Eropa akan lebih lunak dalam kebijakannya.

“Efek langkah-langkah yang kita ambil dalam berdialog dengan masyarakat Uni Eropa ini memberikan respons positif. Kita akan terus berjuang untuk melindungi kepentingan industri kelapa sawit,” ujar Eddy.

Minyak Sawit Berada di Peringkat Terendah

Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Sahat Sinaga, mengatakan bahwa minyak sawit berada di peringkat terendah di antara minyak nabati lainnya di Uni Eropa, meskipun memiliki berbagai keunggulan. Ia menyebut bahwa minyak sawit kaya akan nutrisi dan omega, serta memberikan manfaat bagi kulit dan kesehatan.

“Sawit kita dianggap rendah, padahal memiliki nutrisi tinggi, termasuk omega. Oleh karena itu, kita harus mengubah pandangan masyarakat terhadap minyak sawit, menjadikannya sebagai emas dan bukan loyang,” kata Sahat.

Indonesia dan Malaysia akan terus berupaya melindungi industri kelapa sawit dan memperjuangkan kepentingan mereka di hadapan Uni Eropa, dengan harapan dapat mencapai solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Silakan Bekomentar
Eddy Abdurachman Industri Sawit Uni Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.