Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Tolong! Gaza Palestina Terancam Ambruk, Warga Teriak

"Ke mana perginya pajak yang mereka kumpulkan dan hibah yang masuk ke Gaza?"
Ekonomi Intan WardahIntan Wardah17 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gaza
Ilustrasi. Tolong! Gaza Palestina Terancam Ambruk, Warga Teriak (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Pemerintah Gaza menghadapi risiko kebangkrutan setelah Hamas mengakui kesulitan keuangan. Kelompok Hamas menyatakan bahwa mereka tidak lagi mampu membayar gaji 50 ribu pegawai mereka, dan beberapa orang menduga bahwa situasi ini terjadi karena bantuan dana dari Qatar tertunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tercatat bahwa Qatar telah menyumbangkan ratusan ribu dolar sejak 2014 untuk proyek-proyek pembangunan di Gaza. Dana tersebut mencakup pembayaran bulanan sebesar US$ 30 juta (Rp 448 miliar) untuk tunjangan rumah tangga, bensin sebagai sumber energi listrik, dan juga gaji untuk sektor publik di wilayah tersebut.

Krisis Keuangan Hamas: Penundaan Gaji Terancam

Pejabat Hamas menyatakan bahwa saat ini tidak ada dukungan untuk pembayaran gaji yang diperoleh karena uang yang sebelumnya diberikan telah digunakan untuk mendukung gaji bulan Mei.

“Pemerintah sedang mengalami krisis keuangan yang mencekik dan meningkat, dengan peningkatan terus menerus dalam defisit bulan demi bulan, yang menyebabkan penundaan gaji bulan ini,” kata  Wakil Menteri Hamas, Awni Al-Basha.

“Kami melakukan upaya yang signifikan untuk membayar gaji, dan kami berharap dapat melakukannya pada akhir minggu ini,” tambahnya.

Kemiskinan dan Ketergantungan Gaza

Tujuan dari penundaan tersebut belum terungkap dengan jelas. Kantor Media Internasional Qatar juga tidak merespons permintaan komentar secara langsung.

Sebelumnya Minggu, ketua kantor media pemerintah Hamas Salama Marouf mengatakan telah terjadi peningkatan pengeluaran, terutama untuk kementerian kesehatan dan kompensasi utang bank. Qatar pun belum memperpanjang hibah gaji menjadi US$ 7 juta (Rp 104 miliar).

Diketahui bahwa mayoritas dari 2,3 juta penduduk Gaza menghadapi kemiskinan, sehingga sistem keuangan wilayah ini sangat bergantung pada bantuan dari luar negeri. Kompleksitas situasi ini diperparah oleh blokade Israel-Mesir atas wilayah Gaza sejak tahun 2007, saat Hamas mengambil alih kendali.

Pekerja Sektor Publik Gaza Terdampak Krisis

Pekerja sektor publik belum menerima gaji penuh sejak 2013. Hal ini pun telah disuarakan oleh para pegawai negeri maupun kantor pemerintah lainnya.

“Dengan 60% (dari gaji) kami biasa memenuhi kebutuhan pokok di rumah. Apa jadinya kalau gajinya dipotong total?” kata Mahmoud Al-Farra, seorang pekerja di kantor media pemerintah Hamas.

Sementara itu, di media sosial, beberapa warga mengeluarkan teriakan dengan pertanyaan apakah ancaman kebangkrutan benar-benar nyata atau tidak.

“Ke mana perginya pajak yang mereka kumpulkan dan hibah yang masuk ke Gaza?” salah satu warga diposting di Facebook.

Silakan Bekomentar
Gaza Krisis Palestine Qatar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemerintah Pantau Dampak Krisis Venezuela terhadap Minyak Dunia

Prabowo Gunakan Dana Korupsi dan Efisiensi untuk Bayar Whoosh

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.