Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Harun Al Rasyid: Indonesia Krisis Keteladanan

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad28 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa pemuda harus berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. Menurut politisi PKS ini, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan yang krusial terkait dengan generasi muda.

“Saat ini, kita mengalami krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku yang baik. Setiap hari kita diberi totonan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) oleh para elit negeri,” ungkap Harun Al Rasyid kepada media ini, Jumat (28/10/2023).

Ia sangat memperhatikan pentingnya menyelesaikan krisis moral dengan fokus pada pembaruan akhlak dan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan harus memberikan dasar yang kuat bagi generasi muda agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter yang baik.

Harun Al Rasyid juga mengajak kaum muda untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat cinta tanah air, serta menjaga keberagaman sambil memperkuat persatuan antar bangsa, seperti semangat Sumpah Pemuda.

“Semangat persahabatan harus terus dihidupkan melalui pertemuan antar kelompok,” katanya. Harun Al Rasyid menekan perlunya mengembangkan dialog tradisi, mendengarkan, memahami, dan mencari titik temu dalam pikiran, serta mewujudkannya dalam tindakan bersama.

Menurutnya, Sumpah Pemuda yang dicanangkan oleh kaum muda di Jakarta pada 28 Oktober 1928, di tengah penjajahan Belanda, memiliki tiga elemen penting. Pertama, pengakuan bahwa mereka, sebagai putra dan putri Indonesia, bersatu dalam darah dan tanah air Indonesia. Kedua, mereka mengakui diri mereka sebagai bangsa Indonesia yang satu. Ketiga, mereka bersumpah untuk menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Harun Al Rasyid juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote, dengan beragam budaya, keanekaragaman hayati, dan banyak manfaat bagi masyarakat. Indonesia adalah rangkaian mutu manikam yang indah yang memerlukan semangat ke-Indonesia-an yang tak henti-hentinya berkobar.

Dalam konteks masa depan Indonesia, Harun Al Rasyid mengingatkan bahwa tahun depan akan menjadi pesta demokrasi dengan pemilu pada 14 Februari 2024. Pemilu ini akan menentukan lembaga legislatif dan calon presiden-wakil presiden. Masa depan Indonesia sangat bergantung pada suara kaum muda yang diperkirakan mencapai 56-60 persen dari suara pemilih.

“Para kaum muda memastikan perlunya mengkaji jejak para kandidat untuk komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Harun Al Rasyid.

Ia menegaskan, pemilu yang sehat akan menghasilkan pemimpin yang hebat. Pemuda pun diharapkan dapat berkolaborasi dalam berbagai agenda kepemudaan dan kemasyarakatan, sehingga energi positif mereka dapat tersalurkan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Harun Al Rasyid menekankan pentingnya merawat dan memupuk semangat persahabatan di kalangan kaum muda, yang merupakan pewaris masa depan Indonesia. Semangat persahabatan adalah obor yang harus terus menyala dan mendorong pemanfaatan semua sumber daya dan kekuatan untuk kemajuan bangsa.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.