Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Harun Al Rasyid: Indonesia Krisis Keteladanan

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad28 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid, Anggota DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan bahwa pemuda harus berperan aktif dalam proses pembangunan bangsa Indonesia. Menurut politisi PKS ini, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan yang krusial terkait dengan generasi muda.

“Saat ini, kita mengalami krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku yang baik. Setiap hari kita diberi totonan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) oleh para elit negeri,” ungkap Harun Al Rasyid kepada media ini, Jumat (28/10/2023).

Ia sangat memperhatikan pentingnya menyelesaikan krisis moral dengan fokus pada pembaruan akhlak dan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan harus memberikan dasar yang kuat bagi generasi muda agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter yang baik.

Harun Al Rasyid juga mengajak kaum muda untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat cinta tanah air, serta menjaga keberagaman sambil memperkuat persatuan antar bangsa, seperti semangat Sumpah Pemuda.

“Semangat persahabatan harus terus dihidupkan melalui pertemuan antar kelompok,” katanya. Harun Al Rasyid menekan perlunya mengembangkan dialog tradisi, mendengarkan, memahami, dan mencari titik temu dalam pikiran, serta mewujudkannya dalam tindakan bersama.

Menurutnya, Sumpah Pemuda yang dicanangkan oleh kaum muda di Jakarta pada 28 Oktober 1928, di tengah penjajahan Belanda, memiliki tiga elemen penting. Pertama, pengakuan bahwa mereka, sebagai putra dan putri Indonesia, bersatu dalam darah dan tanah air Indonesia. Kedua, mereka mengakui diri mereka sebagai bangsa Indonesia yang satu. Ketiga, mereka bersumpah untuk menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Harun Al Rasyid juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang terbentang dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote, dengan beragam budaya, keanekaragaman hayati, dan banyak manfaat bagi masyarakat. Indonesia adalah rangkaian mutu manikam yang indah yang memerlukan semangat ke-Indonesia-an yang tak henti-hentinya berkobar.

Dalam konteks masa depan Indonesia, Harun Al Rasyid mengingatkan bahwa tahun depan akan menjadi pesta demokrasi dengan pemilu pada 14 Februari 2024. Pemilu ini akan menentukan lembaga legislatif dan calon presiden-wakil presiden. Masa depan Indonesia sangat bergantung pada suara kaum muda yang diperkirakan mencapai 56-60 persen dari suara pemilih.

“Para kaum muda memastikan perlunya mengkaji jejak para kandidat untuk komitmen mereka terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Harun Al Rasyid.

Ia menegaskan, pemilu yang sehat akan menghasilkan pemimpin yang hebat. Pemuda pun diharapkan dapat berkolaborasi dalam berbagai agenda kepemudaan dan kemasyarakatan, sehingga energi positif mereka dapat tersalurkan untuk kebaikan bangsa dan negara.

Harun Al Rasyid menekankan pentingnya merawat dan memupuk semangat persahabatan di kalangan kaum muda, yang merupakan pewaris masa depan Indonesia. Semangat persahabatan adalah obor yang harus terus menyala dan mendorong pemanfaatan semua sumber daya dan kekuatan untuk kemajuan bangsa.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.