Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Perhatian Terhadap Tenaga Kerja Asing di Perusahaan Kalimantan Timur

DPRD Kaltim Jaen RohmanJaen Rohman13 Nov 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Akhmed Reza Pahlevi
Akhmed Reza Pahlevi, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – PT Kalimantan Ferro Industri (KFI) dan PT Kobexindo Cement, dua perusahaan terkemuka di Kalimantan Timur, sedang mengembangkan bisnis mereka.

Namun, ada kekhawatiran terkait jumlah dan legalitas tenaga kerja asing (TKA) di kedua perusahaan tersebut, menurut Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Akmed Reza Fachlevi.

Data menunjukkan bahwa PT KFI memiliki 1.700 tenaga kerja lokal dan 250 TKA, sementara PT Kobexindo Cement memiliki 260 tenaga kerja lokal dan 105 TKA.

“Kami ingin memastikan bahwa TKA yang bekerja di sini memiliki izin sesuai dengan peraturan. Kami juga ingin memastikan bahwa keberadaan TKA tidak merugikan tenaga kerja lokal dan daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Reza juga mengungkapkan bahwa Bankaltimtara, bank daerah yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, mengajukan penambahan modal sebesar Rp3,4 triliun. Usulan ini telah disetujui oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan disampaikan ke DPRD Kalimantan Timur.

Reza menegaskan bahwa DPRD Kalimantan Timur mendukung upaya Bankaltimtara untuk memperbaiki kinerjanya. Namun, pihaknya juga akan mengawasi penggunaan modal tersebut.

“Kami akan mengevaluasi dan merumuskan keputusan terkait usulan penambahan modal Bankaltimtara. Kami juga akan mengawasi penggunaan modal tersebut. Kami berharap Bankaltimtara dapat menjadi bank daerah yang unggul dan profesional,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Akhmed Reza Fachlevi DPRD Prov Kaltim TKA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.