Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

28 Jun 2026

Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

27 Jun 2026

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026
1 2 3 … 823 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

    28 Jun 2026

    Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

    27 Jun 2026

    Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

    25 Jun 2026

    Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

    23 Jun 2026

    Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

    22 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Akses Pendidikan Masih Timpang, SMA Terbuka Jadi Alternatif di Kukar

Inovasi pendidikan jadi harapan baru atasi kesenjangan akses di Kutai Kartanegara.
DPRD Kaltim AisyahAisyah10 Jun 2025615
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Akses Pendidikan Masih Timpang, SMA Terbuka Jadi Alternatif di Kukar
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry. (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Kesenjangan akses pendidikan menengah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali memantik diskusi publik. Meski daya tampung sekolah secara statistik dinilai mencukupi, faktanya masih banyak siswa yang terpinggirkan dari sistem pendidikan formal, terutama di sekolah negeri yang menjadi pilihan utama masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zahry, menyoroti realitas tersebut sebagai tantangan klasik yang memerlukan solusi adaptif. Ia mendorong hadirnya SMA Terbuka sebagai alternatif pendidikan inovatif untuk menjangkau siswa yang terhambat oleh keterbatasan geografis maupun ekonomi.

“Kalau di Kukar, terutama wilayah Tenggarong, sebenarnya masih ada ruang. Tercatat selisih sekitar 703 murid dari total daya tampung. Tapi kenyataannya masih banyak anak yang tidak tertampung di sekolah negeri,” ujar Sarkowi, Selasa (10/6/2025).

Menurutnya, persoalan utama bukan pada ketiadaan sekolah, tetapi pada preferensi masyarakat terhadap sekolah negeri yang dinilai lebih lengkap secara fasilitas dan lebih ramah dari sisi biaya. Banyak orang tua enggan menyekolahkan anak ke sekolah swasta karena keterbatasan ekonomi, meskipun kualitas sekolah tersebut baik.

“Swasta unggulan memang bagus, tapi biayanya tinggi. Masyarakat tentu berpikir ulang. Kalau semua ke negeri, bagaimana dengan swasta? Jangan sampai kekurangan siswa,” ucapnya.

Kondisi ini diperparah oleh proses pembebasan lahan yang sering kali berbelit saat ingin mendirikan unit sekolah baru. Sarkowi mencontohkan di Mangkurawang yang akhirnya batal dibangun karena tidak adanya tanah hibah. Alternatifnya pun dialihkan ke Loa Tebu, tempat dua rombongan belajar kini mulai tertampung.

Namun, menurutnya, fakta bahwa masih ada siswa yang harus menunggu tahun ajaran berikutnya akibat tidak tertampung menunjukkan pentingnya mencari jalan baru. Di sinilah ia mengusulkan model SMA Terbuka, sistem pendidikan berbasis jarak jauh yang bisa diikuti oleh siswa dari berbagai latar belakang.

“Ini jadi kasus umum. Kita pikirkan SMA Terbuka sebagai inovasi. Memang regulasinya belum ada, tapi jika dimungkinkan, ini bisa sangat membantu,” terangnya.

Ia menjelaskan, banyak pelajar di Kukar yang tidak bisa mengikuti sekolah reguler karena harus membantu orang tua bekerja, sebagai nelayan, buruh harian, atau petani. SMA Terbuka dianggap cocok karena tidak mengharuskan kehadiran penuh di sekolah dan lebih fleksibel.

Sarkowi menambahkan bahwa biaya transportasi dari desa ke kota untuk sekolah bisa menjadi beban yang sangat berat bagi keluarga.

“Belum lagi jarak. Kadang ongkos lebih mahal dari biaya makan anak itu sendiri. Ini harus dicarikan solusi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar ide SMA Terbuka bisa terealisasi. Ia mengajak pemerintah provinsi dan kabupaten untuk menyusun kebijakan bersama, serta mengundang tokoh masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyediaan lahan melalui hibah.

“Kalau masyarakat bisa bantu lewat hibah lahan, pembangunan sekolah bisa cepat. Tidak lagi terhambat oleh administrasi dan legalitas,” tutupnya.

Usulan SMA Terbuka ini dipandang sebagai langkah progresif untuk menyasar segmen masyarakat yang kerap terlewat dari sistem pendidikan arus utama. Dalam kondisi Kukar yang memiliki sebaran wilayah luas dan beragam kondisi sosial-ekonomi, inovasi semacam ini diyakini mampu menjembatani ketimpangan pendidikan sekaligus merangsang peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Kebijakan Pendidikan Kaltim Sarkowi V Zahry SMA Terbuka
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

28 Jun 2026

Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

27 Jun 2026

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026

Perkembangan Teknologi yang Mengubah Cara Hidup Manusia

24 Jun 2026

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026

Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

22 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.