Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Daya Tampung Terbatas, Agus Aras Tak Ingin Anak Sangatta Putus Sekolah

Agus Aras desak Dinas Pendidikan bangun unit sekolah baru di Sangatta untuk atasi lonjakan lulusan SMP yang tak tertampung.
DPRD Kaltim AisyahAisyah30 Jun 2025660
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Daya Tampung Terbatas, Agus Aras Tak Ingin Anak Sangatta Putus Sekolah
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Aras, menyoroti persoalan banyaknya siswa yang tidak tertampung di SMA Negeri, terutama di SMA Negeri 1 Sangatta Utara.

Puluhan wali murid menyampaikan keluhan karena anak-anak mereka yang berada di zona zonasi justru tidak diterima. Berdasarkan data terbaru, jumlah siswa yang tidak tertampung di Sangatta Utara dan Selatan mencapai hampir 600 orang.

Agus mengungkap, jumlah kelulusan SMP di dua kecamatan tersebut tidak sebanding dengan daya tampung ruang kelas yang tersedia di SMA maupun SMK. Hal ini membuat banyak siswa terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Banyak anak-anak kita di Sangatta Utara dan Selatan yang belum tertampung, baik di SMA Negeri maupun SMK. Kalau dilihat dari angka kelulusan SMP, jelas tidak sebanding dengan jumlah ruang kelas yang ada,” kata Agus usai menghadiri rapat Banmus di Gedung E DPRD Kaltim, Senin 30 Juni 2025.

Ia menyebut masalah ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan. Menurutnya, pembangunan unit sekolah baru (USB) di Sangatta Utara dan Selatan menjadi solusi mendesak agar semua anak bisa melanjutkan pendidikan.

“Kita tidak ingin anak-anak ini berhenti sekolah hanya karena tidak ada ruang. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Agus.

Agus menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah. Informasi terakhir dari Pemkab Kutai Timur menyebut sudah tersedia lahan di Sangatta Selatan yang siap digunakan. Ia berharap pemerintah provinsi segera merespons dan setidaknya mulai dengan perencanaan pada tahun ini.

“Lahan sudah siap di Sangatta Selatan. Harusnya tahun ini perencanaannya selesai dan dianggarkan, supaya tahun depan sudah bisa masuk tahap pembangunan fisik,” ucap Agus.

Selain bangunan fisik, Agus mengingatkan agar penyediaan tenaga pendidik dan kelengkapan lainnya juga disiapkan secara paralel. Menurutnya, menyiapkan gedung tanpa diiringi ketersediaan guru hanya akan memunculkan persoalan baru.

“Bagaimana mungkin kita bangun sekolah baru kalau gurunya tidak disiapkan. Harus sejalan, supaya saat sekolah dibuka, anak-anak bisa langsung belajar dengan optimal,” kata Agus.

Ia menambahkan, persoalan keterbatasan ruang belajar hanya terjadi di Sangatta Utara dan Selatan. Untuk 16 kecamatan lain di Kutai Timur, kondisi penerimaan siswa baru masih berjalan lancar.

Dengan mendesak pembangunan sekolah baru dan penyiapan tenaga pendidik, Agus berharap tidak ada lagi anak-anak Kutai Timur yang kehilangan kesempatan melanjutkan sekolah.

“Jangan sampai ada yang putus sekolah hanya karena kehabisan kursi. Kita harus pastikan semua anak bisa mengakses pendidikan yang layak,” tutupnya.

Silakan Bekomentar
Agus Aras Anak Putus Sekolah Berita Kaltim DPRD Kaltim Sangatta Selatan SangattaUtara
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Indonesia Siap Tampung Anak Palestina Putus Sekolah di Pesantren

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.