Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

SPPG De La Tina Budidayakan Maggot dari Limbah MBG

25 Sep 2026

BSI Buka Kompetisi Proyek Sosial untuk Mahasiswa

22 Sep 2026

UT Bandung Perkuat Layanan SALUT Tasikmalaya

28 Agu 2026
1 2 3 … 839 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Ali Hamdi Minta Pemerintah Turunkan Harga Beras

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad10 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ali Hamdi, Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim
Ali Hamdi, Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Ali Hamdi menyoroti kenaikan harga beras yang signifikan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Harga beras telah meroket dari Rp155.000 per 10 kilogram menjadi Rp170.000 per 10 kilogram, menciptakan kekhawatiran serius.

“Saya prihatin ya, saya mengecek sendiri ke pasar naiknya sangat signifikan,” ungkap Ali Hamdi kepada media ini, Selasa (10/10/2023).

Kenaikan harga beras di Kaltim telah mencapai 20 persen sejak akhir tahun 2022 hingga saat ini. Hal ini membuat Ali Hamdi menyerukan tindakan tegas dari pemerintah terkait isu ini.

“Saya minta pemerintah turun tangan. Kasihan rakyat, beras adalah kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat setiap hari,” ujarnya.

Normalnya, harga beras turun saat musim panen raya, seperti Maret-April di Jawa. Namun, kali ini harga beras tetap tinggi, kemungkinan karena kurangnya stok beras di masyarakat.Ali Hamdi berharap pemerintah dapat menstabilkan harga beras di Kaltim. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).

“Harapan saya pemerintah segera bertindak, jangan menjadi alasan kenaikan harga beras untuk impor beras lagi. Kasihan petani,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga beras seharusnya berimbas pada kesejahteraan petani namun kenyataannya harga gabah di petani masih Rp5000 perkilo, sedangkan harga beras Rp15.000.

“Ini yang harus dievaluasi secara menyeluruh, masyarakat dapat beras berkualitas dan terjangkau. Petani juga sejahtera,” tandasnya.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

SPPG De La Tina Budidayakan Maggot dari Limbah MBG

Ericka DaniaEricka Dania25 Sep 2026 Lingkungan

BSI Buka Kompetisi Proyek Sosial untuk Mahasiswa

22 Sep 2026

UT Bandung Perkuat Layanan SALUT Tasikmalaya

28 Agu 2026

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

15 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.