Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Bansos Saja Tak Cukup, Pemerintah Diminta Ciptakan Lapangan Kerja

Legislator DPRD Kaltim minta pemerintah realistis atasi kemiskinan lewat insentif usaha dan penciptaan kerja
DPRD Kaltim AisyahAisyah21 Mei 2025563
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bansos Saja Tak , Pemerintah Diminta Ciptakan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti perlunya strategi lebih berani dan berkelanjutan dalam menanggulangi kemiskinan.

Ia menilai bahwa akar persoalan sebenarnya terletak pada minimnya lapangan kerja dan sulitnya akses modal bagi pelaku usaha kecil.

Menurutnya, pemerintah harus berani mengambil langkah strategis, bukan hanya mengandalkan program bantuan sosial yang sifatnya temporer.

“Bicara soal kemiskinan, tentu yang harus dilakukan pemerintah adalah membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” ujarnya, Senin (19/5/2025).

Ia menambahkan, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus menjadi garda terdepan dalam penciptaan lapangan kerja. Pemerintah, kata dia, seharusnya mendorong pertumbuhan UMKM dengan insentif konkret seperti keringanan pajak, kemudahan perizinan, dan akses pembiayaan yang cepat dan sederhana.

“Berikan insentif kepada pelaku usaha dan UMKM agar mereka bisa tumbuh dan menciptakan pekerjaan baru,” tambahnya.

Andi juga mengkritik ketimpangan antara narasi pemerintah soal kestabilan ekonomi dengan realitas masyarakat yang dihadapkan pada turunnya daya beli dan meningkatnya angka pengangguran.

“Kata pemerintah ekonomi baik-baik saja, tapi kenyataannya banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, dan daya beli menurun,” katanya.

Menurutnya, UMKM telah terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis, termasuk saat pandemi, sehingga wajar jika mereka mendapat prioritas dalam kebijakan ekonomi.

“Banyak pelaku usaha yang mengeluh sulit mengakses modal. Padahal kalau diberikan kemudahan, mereka bisa menyerap tenaga kerja dari lingkungannya. Itu yang harusnya menjadi prioritas pemerintah,” lanjut legislator dari Fraksi Golkar itu.

Andi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merancang kebijakan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat bawah. Baginya, kebijakan ekonomi harus menyentuh akar permasalahan dan disesuaikan dengan tantangan zaman, termasuk dampak digitalisasi terhadap pola kerja masyarakat.

Ia berharap upaya kolaboratif ini bisa menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau pengusaha dimudahkan, mereka akan membuka usaha baru, merekrut lebih banyak karyawan, dan secara langsung akan menekan angka kemiskinan. Kita butuh kebijakan yang realistis dan menyentuh akar masalah,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Andi Satya Berita Kaltim DPRD Kaltim Ekonomi Daerah UMKM Dan Lapangan Kerja
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.