Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Banyak Anak di Kutim Tak Sekolah, DPRD Kaltim Minta Data Divalidasi

Desak kajian menyeluruh agar data pendidikan di Kutim akurat dan transparan untuk semua pihak
DPRD Kaltim AisyahAisyah9 Jul 2025627
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Banyak Anak di Kutim Tak Sekolah, DPRD Kaltim Minta Data Divalidasi
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan (dok/vimora).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan menanggapi maraknya laporan mengenai banyaknya anak tidak bersekolah di Kutai Timur (Kutim).

Dalam forum Rapat Paripurna ke-22 di DPRD Kaltim, ia meminta Pemkab Kutim segera melakukan penelitian data secara menyeluruh dan transparan.

Agusriansyah menjelaskan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi perbedaan mencolok antara data pemerintah daerah dan data eksternal yang menyebut Kutim sebagai daerah dengan angka tertinggi anak putus sekolah. Ia mengingatkan bahwa ketidakakuratan data bisa memicu penyusunan kebijakan yang tidak tepat sasaran.

“Berdasarkan hasil konfirmasi kami dengan Pemkab dan Dinas Pendidikan Kutim, memang ada ketidaksesuaian antara data yang mereka miliki dan yang dirilis ke publik. Maka saya mendorong adanya penelitian dari tim independen agar publik tidak menerima informasi yang menyesatkan,” tegasnya, Rabu (9/7/2025).

Ia juga menyoroti kemungkinan bahwa data eksternal memasukkan seluruh penduduk berdomisili di Kutim, termasuk mereka yang tidak memiliki KTP daerah setempat. Banyak keluarga dari sektor perkebunan dan informal yang datang secara sementara, namun tercatat sebagai penduduk, tanpa terhubung dengan sistem pendidikan lokal.

“Bisa jadi datanya mencakup semua yang tinggal di sana, bukan hanya warga ber-KTP Kutim. Banyak pekerja musiman yang membawa anak, ini juga harus diperhitungkan,” ujarnya menjelaskan.

Namun, jika ternyata data tersebut benar, Agusriansyah menilai penyebab utama bisa berasal dari kendala akses geografis, biaya, serta keterbatasan infrastruktur pendidikan. Ia meminta adanya riset lapangan lebih mendalam untuk mengungkap akar persoalan.

“Kalau memang angka itu valid, sangat mungkin karena jarak sekolah terlalu jauh atau biaya terlalu besar. Maka perlu riset yang lebih rinci agar kita tahu apa yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Agusriansyah juga menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah, terutama perbaikan infrastruktur jalan dan penambahan sekolah di wilayah terpencil. Ia mendesak agar pendidikan 9 tahun benar-benar digratiskan dan bisa diakses semua kalangan.

“Jika penelitian sudah selesai, maka tugas selanjutnya adalah memperbaiki jalan, memperluas akses sekolah, dan memastikan SD hingga SMP bisa dinikmati semua anak tanpa biaya,” tuturnya.

Lebih jauh, ia meminta Pemkab Kutim untuk merilis data resmi versi mereka sendiri agar publik bisa membandingkan informasi dengan sumber yang kredibel dan sah.

“Kalau Pemkab tidak mengeluarkan data resminya, masyarakat akan terpengaruh oleh informasi luar. Ini soal transparansi dan kepercayaan publik,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Agusriansyah Ridwan Berita Kaltim DPRD Kaltim Pemkab Kutai Timur Pendidikan Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.