Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Desak DBH Adil, Pusat Diingatkan Tanggung Jawab Lingkungan

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim minta keadilan Dana Bagi Hasil atas dampak kerusakan ekologis akibat tambang dan kehutanan.
DPRD Kaltim AisyahAisyah20 Jul 2025700
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Desak DBH Adil, Pusat Diingatkan Tanggung Jawab Lingkungan
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, mengkritik keras ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah penghasil tambang. Ia menilai pemerintah pusat seolah menikmati hasil bumi Kalimantan Timur, namun abai terhadap kerusakan lingkungan yang ditinggalkan.

Ia mendesak pemerintah pusat untuk tidak menutup mata terhadap kerusakan ekologis masif di Kaltim yang terjadi akibat aktivitas ekstraktif seperti pertambangan dan pemanfaatan kawasan hutan.

Menurut politisi Fraksi Golkar itu, hingga kini Kaltim masih berjuang keras untuk mendapatkan keadilan atas Dana Bagi Hasil (DBH), khususnya dari Pajak Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) dan Pajak Penjualan Hasil Tambang (PHT). Ia menilai pembagian pendapatan dari sektor ini masih timpang dan belum mencerminkan beban lingkungan yang ditanggung oleh daerah penghasil.

“Kerusakan lingkungan, ekosistem, dan ekologi sebagian besar terjadi di Kaltim. Tapi sebagian besar pendapatan dari sektor itu justru ditarik ke pusat,” ujar Sapto saat ditemui di Samarinda, Sabtu 19 Juli 2025.

Sapto menegaskan bahwa perjuangan DBH seharusnya menjadi isu bersama seluruh pihak di daerah, termasuk eksekutif dan legislatif. Ia menyebut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud telah berperan aktif menyuarakan tuntutan fiskal ini di tingkat nasional, namun tetap memerlukan dukungan politik menyeluruh dari bawah.

“Kalau hak ini diberikan secara proporsional, tentu APBD Kaltim akan lebih kuat. Kita bisa benahi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dengan lebih maksimal,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar Pemprov Kaltim tidak hanya mengandalkan jalur formal, tetapi turut memperkuat diplomasi fiskal agar isu DBH ini tidak berakhir hanya sebagai retorika tahunan. Menurutnya, kebijakan konkret adalah yang paling dibutuhkan.

Tuntutan serupa bukan hanya datang dari Kaltim. Isu keadilan DBH telah menjadi perhatian sejumlah kepala daerah di Pulau Kalimantan. Ketimpangan antara kontribusi ekonomi daerah dengan alokasi anggaran kembali kerap kali mencuat dalam forum nasional.

Kaltim sendiri disebut sebagai provinsi dengan kontribusi besar terhadap pendapatan nasional, khususnya dari sektor energi dan sumber daya alam. Namun, provinsi ini masih menerima porsi DBH yang dinilai tidak sebanding dengan dampak ekologis yang ditanggung.

Dalam berbagai pidatonya, Gubernur Rudy Mas’ud juga menegaskan bahwa perjuangan DBH bukan sekadar soal angka APBD, melainkan menyangkut keadilan pembangunan dan pengakuan negara terhadap peran strategis daerah.

Dorongan DPRD ini menambah tekanan moral dan politik kepada pemerintah pusat agar segera merespons aspirasi tersebut secara serius. DBH yang lebih adil diyakini bukan hanya akan memperkuat kemampuan fiskal Kaltim, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju pembangunan berkelanjutan yang setara dan bertanggung jawab.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Dana Bagi Hasil DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono Tambang dan Hutan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.