Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026

Perkembangan Teknologi yang Mengubah Cara Hidup Manusia

24 Jun 2026

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026
1 2 3 … 822 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

    25 Jun 2026

    Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

    23 Jun 2026

    Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

    22 Jun 2026

    Tips Merapikan Tempat Tidur agar Kamar Terlihat Lebih Nyaman

    22 Jun 2026

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Dukungan Pendidikan Meningkat, BOSDA di Kutim Tembus Rp1,5 Juta

Agusriansyah Ridwan sebut peningkatan BOSDA sebagai komitmen kuat Pemkab Kutim dalam menjawab tantangan pendidikan dasar.
DPRD Kaltim AisyahAisyah9 Jul 2025628
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dukungan Pendidikan Meningkat, BOSDA di Kutim Tembus Rp1,5 Juta
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan (dok/vimora).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda –  Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menaikkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) hingga Rp1,5 juta per siswa.

Pernyataan itu ia sampaikan usai Rapat Paripurna ke-22 DPRD Kalimantan Timur, yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Rabu (9/7/2025).

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini menilai kenaikan BOSDA sebagai langkah konkret Pemkab Kutim dalam memperkuat akses pendidikan dasar. Kini, siswa SD di Kutim akan menerima bantuan Rp1 juta, sementara siswa SMP mendapat Rp1,5 juta per tahun dari BOSDA.

“Ini di luar dari bantuan seragam dan kebutuhan sekolah lainnya. Saya kira ini langkah positif yang patut diapresiasi,” ucap Agusriansyah.

Ia menyebutkan bahwa tambahan dana ini diharapkan meringankan beban keluarga, khususnya mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi lemah di kawasan pedalaman Kutai Timur.

Menurut Agusriansyah, BOSDA adalah bentuk tanggung jawab otonomi daerah dalam mendukung wajib belajar sembilan tahun. Ia menambahkan bahwa dengan kebijakan ini, tidak boleh ada lagi alasan orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya.

“Dengan adanya BOSDA yang diperkuat, harapannya tak ada lagi alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anaknya karena biaya. Kita ingin semua anak usia sekolah di Kutim bisa mengakses pendidikan dasar secara layak,” ujarnya.

Agusriansyah juga meluruskan bahwa BOSDA merupakan kewenangan kabupaten, berbeda dengan program GratisPol milik Pemerintah Provinsi Kaltim. GratisPol, menurutnya, diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK hingga pendidikan tinggi.

“Program GratisPol itu dari provinsi, untuk SMA/SMK dan pendidikan tinggi. Jadi tidak berkaitan langsung dengan SD dan SMP. Justru BOSDA ini yang jadi tulang punggung pendidikan dasar di Kutim,” jelasnya.

Namun, ia menekankan bahwa peningkatan anggaran BOSDA saja belum cukup. Menurutnya, Pemkab Kutim juga perlu melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk dalam aspek infrastruktur pendidikan, data siswa, serta pemerataan layanan di daerah-daerah terpencil.

“Langkah Pemkab Kutim sudah baik. Tapi ini harus dibarengi dengan pembenahan lainnya agar benar-benar menjawab persoalan di lapangan. Kita ingin semua anak di Kutim punya akses pendidikan yang adil dan bermutu,” tuturnya.

Peningkatan dana BOSDA ini mendapat sorotan positif dari sejumlah pemerhati pendidikan di daerah. Mereka menilai kebijakan tersebut bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menekan angka anak putus sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama di wilayah yang jauh dari perkotaan.

Dengan langkah ini, Kutai Timur menunjukkan keseriusannya dalam mendekatkan layanan pendidikan dasar kepada semua lapisan masyarakat. Kini, tinggal bagaimana pelaksanaannya dijaga transparan dan tepat sasaran demi terwujudnya keadilan pendidikan di daerah.

Silakan Bekomentar
Agusriansyah Ridwan Berita Kaltim BOSDA Kutai Timur DPRD Kaltim Kebijakan Pendidikan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026

Perkembangan Teknologi yang Mengubah Cara Hidup Manusia

24 Jun 2026

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026

Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

22 Jun 2026

Tips Merapikan Tempat Tidur agar Kamar Terlihat Lebih Nyaman

22 Jun 2026

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.