Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Empat Tersangka Baru Kasus Korupsi Bandung Smart City Ditahan KPK

Empat tersangka baru, termasuk mantan Sekda Bandung dan anggota DPRD, ditahan oleh KPK terkait pengembangan kasus korupsi pengadaan CCTV dalam program Bandung Smart City.
Hukum AminahAminah27 Sep 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
KPK
Tim penyidik KPK menahan empat tersangka pengadaan CCTV
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menindaklanjuti penyidikan kasus korupsi dalam program Bandung Smart City. Kamis malam (26/9/2024), tim penyidik KPK resmi menahan empat tersangka baru terkait pengadaan CCTV yang masuk dalam program tersebut. Penahanan ini merupakan kelanjutan dari pengembangan perkara yang sebelumnya menjerat mantan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan bahwa keempat tersangka yakni ES (mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna), RI (anggota DPRD Kota Bandung Riantono), AH (Achmad Nugraha), dan FCR (Ferry Cahyadi Rismafury) ditahan selama 20 hari pertama mulai dari 26 September 2024 hingga 15 Oktober 2024. Penahanan dilakukan untuk memudahkan proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami menahan para tersangka terkait pengembangan kasus dugaan korupsi dalam program Bandung Smart City, khususnya pengadaan CCTV,” ujar Asep Guntur dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK.

Penetapan status tersangka terhadap keempat orang ini bermula dari temuan-temuan baru yang ditemukan KPK selama proses penyidikan terhadap Yana Mulyana dan beberapa pihak terkait lainnya. Temuan ini diperoleh dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan sebelumnya, serta bukti-bukti baru yang diungkap dalam persidangan mantan Wali Kota Bandung tersebut.

“Tersangka ES diketahui telah menerima gratifikasi dari berbagai dinas di Kota Bandung, termasuk dari Dinas Perhubungan, sejak tahun 2020 hingga 2024,” ungkap Asep. Gratifikasi ini berkaitan dengan pembahasan anggaran pada APBD Perubahan Kota Bandung tahun 2022 yang memasukkan alokasi untuk program Bandung Smart City.

Lebih jauh, Asep menjelaskan bahwa pengaturan anggaran untuk program Bandung Smart City, termasuk pengadaan CCTV, disusun dalam APBD Perubahan 2022. Dalam proses pembahasan anggaran, tersangka ES berperan aktif untuk memastikan adanya anggaran khusus yang dialokasikan ke Dinas Perhubungan, yang kemudian menjadi pintu masuk bagi tindak pidana korupsi.

Kasus ini menjadi salah satu contoh bagaimana korupsi terjadi melalui pengaturan anggaran dan pengadaan barang di tingkat pemerintahan kota. KPK terus menggali kemungkinan adanya keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini. “KPK akan terus mengembangkan kasus ini dan memastikan semua pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban,” tegas Asep.

Silakan Bekomentar
Asep Guntur Kabar Bandung KPK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Jejak Perusak Hutan Sumut Terkuak, Bareskrim Siap Umumkan Tersangka

PKB Soroti Kayu Hanyut di Banjir Sumut, Indikasi Perambahan Hutan

KPK Belum Tetapkan Tersangka Kuota Haji, Pendalaman Jadi Alasan

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.