Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Jelang Pemilu 2024, Nidya Listiyono Himbau Warga Kaltim Tidak Golput

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad8 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Nidya Listiyono
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono mengingatkan masyarakat Kaltim agar menggunakan hak pilihnya tidak Golput saat Pemilu tahun 2024.

Hal itu Ia sampaikan saat diwawancarai seusai acara Sosialisasi terkait Perda Provinsi Kaltim Nomor 4 tahun 2022, di Jalan Wijaya Kusuma, Samarinda, Minggu (8/10/2023).

“Saya menyerukan kepada seluruh masyarakat Kaltim khususnya, untuk menggunakan suaranya secara bijaksana, karena masa depan Kaltim ini ada di tangan kalian,” imbuhnya.

Dosen di Fakultas Teknik Unmul itu menghimbau masyarakat menggunakan hak pilih untuk memilih caleg yang menurut masyarakat berpotensi dalam pembangunan dapil masing-masing.

Perlu diketahui jika melihat angka Golput pada Pilkada 2019 di Samarinda, angkanya mencapai 48,16 persen dari target pemilih 77,5 persen.

Berdasarkan Data Pemilih Tetap (DPT) yang terhimpun, sebanyak 576.981 mempunyai hak pilih untuk menyalurkan suaranya. Namun ketika KPU menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara di Samarinda, terdapat 292.892 masyarakat yang tak menggunakan hak pilihnya alias golput.

Partisipasi masyarakat di Kaltim dalam gelaran demokrasi terhimpun dalam sajian data. Posisi pertama ditempati oleh Mahakam Ulu dengan 75,41 persen. Disusul oleh Kutai Barat 71,14 persen, Bontang 70,78 persen, Berau 68,42 persen, Paser 67,23 persen, Kutim 63,64 persen, Balikpapan 59,47 persen, Kukar 56,67 persen, dan posisi terakhir ditempati oleh Samarinda dengan 51,84 persen.

Melihat hal itu, Nidya meminta KPU harus lebih proaktif dalam menyampaikan informasi terkait proses pemilu, tata cara pencoblosan, serta memberikan pemahaman mengenai dampak dan konsekuensi dari tingginya angka Golput.

“KPU harus lebih bekerja keras memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya partisipasi pemilih,” imbuhnya.

Bicara soal money politics, politisi Partai Golkar ini menegaskan jika masyarakat harus pintar dalam memilih calegnya masing-masing karena dengan hak pilih tersebut, bisa membawa kemajuan.

“Masyarakat harus pintar memilih caleg. Mau pilih money politics yang satu hari saja atau lima tahun ke depan. Jangan salahkan caleg atas kemauan sendiri, menerima money politics dalam semalam. Karena jika mereka sudah menjadi anggota legislatif, mereka merasa sudah membayar kalian,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPD Ikaparti) Kota Samarinda periode tahun 2021-2026 ini meminta peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk aktif dalam mengawasi kegiatan Pemilu 2024.

“Saya harap pihak-pihak yang hadir dalam pengawasan Pemilu, harus aktif dalam mengawasi kegiatan kampanye untuk mencegah terjadinya money politics. Namun kembali lagi kepada masyarakatnya, mereka punya pilihan untuk menolak hal tersebut,” tutupnya.

Silakan Bekomentar
DPRD Prov Kaltim DPT Nidya Listiyono Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.