Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kaltim Dijadikan Andalan Pangan Nasional, Dewan Kaltim Desak Percepatan Infrastruktur Pertanian di Penajam

Penajam Paser Utara digadang jadi lumbung pangan nasional, tapi infrastruktur belum memadai.
DPRD Kaltim AisyahAisyah29 Mei 2025606
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kaltim Dijadikan Andalan Pangan Nasional, Dewan Kaltim Desak Percepatan Infrastruktur Pertanian di Penajam
Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Kalimantan Timur tak hanya dikenal sebagai lokasi Ibu Kota Negara Nusantara, tapi kini juga diandalkan sebagai tulang punggung swasembada pangan nasional. Potensi besar ini membuat provinsi tersebut kembali mendapat sorotan dalam peta pembangunan strategis pemerintah pusat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memiliki potensi besar untuk menopang ketahanan pangan nasional. Wilayah ini dinilai memiliki lahan yang luas dan sumber daya pertanian yang menjanjikan. Proyeksi ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian pangan sebagai prioritas dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin, meminta agar pembangunan infrastruktur pertanian di PPU segera diperkuat, terutama di Kecamatan Babulu. Ia menyoroti kebutuhan fasilitas pendukung seperti bendungan dan sistem irigasi yang dinilainya krusial untuk memaksimalkan produksi pertanian lokal.

“Desa Gunung Mulia memiliki potensi pertanian yang sangat bagus. Namun yang diperlukan sekarang adalah fasilitas yang memadai, terutama bendungan dan sistem irigasi,” ujar Baharuddin, Rabu (28/5/2025).

Menurut anggota Komisi III DPRD Kaltim ini, jika pemerintah pusat serius menjadikan Kaltim sebagai lumbung pangan, maka investasi besar untuk infrastruktur dan teknologi pertanian mutakhir harus segera direalisasikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar program pangan tidak sekadar menjadi wacana.

Seiring dorongan tersebut, Dinas Pertanian PPU telah menjalankan program Optimalisasi Lahan (Oplah) dengan target 5.896 hektare dari total lahan baku 7.500 hektare. Program ini dijadwalkan selesai dalam dua tahap selama enam bulan, dimulai dari 3.546 hektare pada tahap pertama, disusul tahap kedua dalam tiga bulan berikutnya.

Program Oplah dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat kemandirian pangan desa melalui keterlibatan komunitas lokal. Pemerintah pusat telah menetapkan Kaltim sebagai kawasan strategis dalam cetak biru ketahanan pangan nasional, menjadikan PPU sebagai tumpuan utama proyek tersebut.

Namun, realisasi program ini masih menghadapi tantangan, mulai dari minimnya infrastruktur dasar, keterbatasan modal petani, hingga rendahnya adopsi teknologi modern. Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani oleh pemerintah di semua tingkatan.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan investasi yang konkret, Kalimantan Timur berpotensi menjelma menjadi lumbung pangan nasional yang berdaya saing tinggi.

Silakan Bekomentar
Baharuddin Muin Berita Kaltim DPRD Kaltim Pertanian Kaltim Swadaya Pangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.