Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
1 2 3 … 821 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kasus Muara Kate Mandek, DPRD Kaltim Sorot Lambannya Hukum

Lambannya penanganan kasus pembunuhan di Desa Muara Kate memicu desakan keras dari DPRD Kalimantan Timur terhadap aparat hukum.
DPRD Kaltim AisyahAisyah26 Jun 2025561
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kasus Muara Kate Mandek, DPRD Kaltim Sorot Lambannya Hukum
Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin (dok/vimora)(
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin menyuarakan keprihatinan terhadap kasus pembunuhan tragis yang menimpa Rusel (60) di Desa Muara Kate, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser. Peristiwa yang terjadi, Jumat 15 November 2024 itu hingga kini belum membuahkan penetapan tersangka, menciptakan gelombang keresahan di tengah masyarakat lokal.

Kasus bermula saat Rusel bersama seorang rekannya, Ansouka (55), tengah berjaga di pos pemantauan aktivitas tambang pada malam hari. Serangan tiba-tiba menyebabkan Rusel tewas dengan luka bacok, sedangkan Ansouka mengalami luka berat. Lokasi kejadian berada di area rumah dua lantai yang selama ini dijadikan warga sebagai titik kontrol terhadap aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar permukiman.

Desakan kepada kepolisian untuk bertindak lebih cepat dilontarkan menyusul minimnya progres selama delapan bulan terakhir. Salehuddin menilai penanganan perkara ini seolah stagnan dan kehilangan urgensi, padahal menyangkut hilangnya nyawa warga dan keamanan masyarakat luas.

“Kami paham konteks wilayah ini cukup sensitif karena aktivitas korporasi. Tapi jangan sampai ada kesan pembiaran hukum karena tekanan kekuasaan atau bisnis,” ujar Salehuddin, Senin 23 Juni 2025, menekankan pentingnya keberanian institusi penegak hukum dalam menangani kasus yang menyentuh konflik agraria dan pertambangan.

Ia menyoroti bahwa kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke lokasi kejadian pada 14 Juni 2025 semestinya tidak berhenti pada tataran simbolik. Kunjungan itu harus ditindaklanjuti dengan percepatan penegakan hukum sebagai wujud kehadiran negara di tengah konflik horizontal yang kian mengancam kohesi sosial warga desa.

“Jika negara lambat melindungi rakyatnya, kepercayaan publik bisa runtuh. Kami tidak ingin itu terjadi di Kalimantan Timur,” tegasnya.

Tak hanya menyentil stagnasi pengusutan kasus, DPRD juga menyoroti problem tata kelola pertambangan yang amburadul. Salehuddin secara khusus menekankan persoalan lalu lintas truk tambang di jalan umum yang memicu kerusakan infrastruktur serta ketegangan sosial antara warga dan pihak perusahaan.

“Penggunaan jalan negara oleh kendaraan perusahaan yang overload tanpa pengawasan itu tidak hanya melanggar aturan, tapi juga menambah potensi konflik,” katanya.

Sebagai langkah konkret, ia mendukung kebijakan Gubernur Kaltim terkait pembatasan waktu operasional truk tambang. Namun, menurutnya, solusi jangka pendek seperti pengaturan shift malam tidak boleh menutup tujuan jangka panjang, yakni menghentikan sepenuhnya aktivitas hauling di jalan umum.

“Shift malam boleh jadi pengurang risiko, tapi target akhirnya harus jelas: tidak ada lagi hauling di jalan umum. Itu bentuk keadilan bagi warga,” pungkas Salehuddin.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Kasus Muara Kate Pembunuhan Rusel Salehuddin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.