Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

15 Agu 2026

Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

14 Agu 2026

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026
1 2 3 … 838 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Mengatasi Krisis Pangan, Legislators Golkar Dorong Solusi Pupuk Subsidi

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad27 Okt 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kaltim
HM Syahrun, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim HM Syahrun mengajukan permohonan kepada pemerintah provinsi agar berkerjasama dengan pemerintah daerah tingkat kabupaten dan kota untuk menyelesaikan masalah yang sedang dialami oleh petani. 

Legislator Partai Golkar ini menyebut bahwa turunnya produksi padi petani dan melonjaknya harga pupuk ditengarai menjadi penyebab tingginya harga jual beras di Kaltim. Lonjakan harga ini tentu berdampak pada masyarakat ekonomi menengah kebawah. 

“Turun langsung ke sawah dan rutin lakukan sidak untuk memastikan kecukupan ketersediaan pupuk khususnya bersubsidi serta memastikan penyalurannya benar tepat sasaran. Diskusi langsung ke petani untuk mengetahui apa yang mereka perlukan,” ucap Syahrun. 

Syahrun mengatakan perbedaan harga yang jauh antara pupuk bersubsidi dengan non subsidi ikut mempengaruhi pula tingginya permintaan sehingga penting untuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi.
Lebih dari itu, pemerintah harus berupaya maksimal dalam memberikan perhatian serius kepada petani dalam rangka pemenuhan kebutuhan beras untuk Kaltim. Pasalnya, dampak dari El Nino yang berkontribusi besar terhadap rendahnya hasil produksi petani.

“Pupuknya murah dan mudah didapat, peraian sawah cukup, perangkat pertanian dipenuhi maka saya yakin produksi beras di Kaltim maksimal sehingga harga jualnya pun lebih mudah dijangkau oleh masyarakat,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
DPRD Prov Kaltim HM Syahrun Petani Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

Yuliyani UtamiYuliyani Utami15 Agu 2026 Pendidikan

Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

14 Agu 2026

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.