Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Morning Routine vs Night Routine, Mana yang Lebih Penting?

12 Jul 2026

Gaya Hidup Frugal: Hemat Bukan Berarti Pelit

11 Jul 2026

Cara Menyimpan Sayuran agar Tetap Segar Lebih Lama

10 Jul 2026
1 2 3 … 830 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Morning Routine vs Night Routine, Mana yang Lebih Penting?

    12 Jul 2026

    Cara Menyimpan Sayuran agar Tetap Segar Lebih Lama

    10 Jul 2026

    Mengapa Solo Traveling Semakin Diminati?

    9 Jul 2026

    Mengapa Masakan Rumahan Selalu Terasa Lebih Istimewa?

    8 Jul 2026

    Cara Membangun Kebiasaan Membaca Tanpa Merasa Terbebani

    7 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Persiapan Haji Indonesia di Saudi Capai Progres Besar

Kemenhaj memastikan layanan utama haji di Arab Saudi berjalan matang dan terukur.
Info Haji AisyahAisyah8 Jan 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Persiapan Haji Indonesia di Saudi Capai Progres Besar
Menteri Haji dan Umrah RI, Mohammad Irfan Yusuf. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 di Arab Saudi kian mendekati garis final. Pemerintah memastikan tahapan krusial telah dilalui dengan capaian progres yang dinilai signifikan, memberi sinyal kuat bahwa layanan bagi jamaah berada di jalur yang tepat.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mohammad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa hampir seluruh aspek utama penyelenggaraan haji di Tanah Suci telah dipastikan. Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Outlook Penyelenggaraan Haji yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, dua perusahaan layanan (syarikah) resmi telah ditetapkan untuk melayani jamaah haji Indonesia, termasuk kepastian lokasi ibadah di Armuzna—Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

“Semua titik krusial sudah kita kunci. Baik dari sisi penyedia layanan, maupun lokasi utama pergerakan jamaah selama puncak haji,” ujar Irfan dalam keterangannya.

Ia menegaskan, kepastian tersebut menjadi fondasi penting agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman.

Lebih lanjut, Irfan menjelaskan bahwa sebagian besar layanan utama telah disiapkan dengan tingkat realisasi yang tinggi. Layanan transportasi dan konsumsi jamaah haji bahkan telah mencapai 100 persen. Sementara itu, akomodasi di Madinah telah terealisasi sekitar 93 persen. Adapun untuk akomodasi di Makkah, prosesnya masih berjalan, namun ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Memang untuk Makkah belum sepenuhnya selesai, tetapi insyaallah segera kita pastikan. Prinsipnya, semua harus jelas sebelum jamaah diberangkatkan,” katanya.

Dalam proses pengadaan layanan tersebut, Irfan mengakui adanya tantangan, terutama tekanan dari berbagai pihak yang ingin agar layanan mereka diprioritaskan. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berpegang pada prinsip akuntabilitas dan transparansi. Menurutnya, penyelenggaraan haji tidak boleh diwarnai kepentingan sempit yang berpotensi mengganggu kualitas layanan.

“Banyak yang mencoba masuk dengan berbagai kepentingan. Tapi sikap kami jelas, semua harus transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dari sisi transportasi udara, Irfan memastikan persiapan tahun ini jauh lebih matang dibanding tahun sebelumnya. Seluruh jadwal penerbangan telah difinalisasi lebih awal. Dua maskapai, yakni Saudia Airlines dan Garuda Indonesia, telah mengajukan permintaan jam terbang ke Arab Saudi dan dinyatakan siap melayani jamaah haji Indonesia.

Tak hanya itu, kesiapan embarkasi juga menjadi sorotan. Tahun 2026, pemerintah menambah dua embarkasi baru, yaitu Embarkasi Banten yang melayani sebagian jamaah Jawa Barat, serta Embarkasi Yogyakarta. Menariknya, Embarkasi Yogyakarta akan beroperasi tanpa asrama haji, dengan memanfaatkan hotel sebagai lokasi persiapan keberangkatan dan kepulangan jamaah.

“Ini terobosan baru dan bisa menjadi model di daerah lain yang belum memiliki asrama haji,” jelas Irfan.

Meski demikian, Irfan tak menampik masih adanya sejumlah asrama haji di daerah yang memerlukan perbaikan fisik. Pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan agar seluruh asrama haji layak digunakan sebelum hari keberangkatan jamaah.

Dengan progres yang terus bergerak maju ini, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman. Kepastian layanan sejak dini dinilai menjadi kunci agar jamaah dapat beribadah dengan tenang, tanpa dibayangi persoalan teknis yang berulang.

Silakan Bekomentar
Haji 2026 Kemenhaj Layanan Jamaah Haji Persiapan Haji
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Jemaah Haji Diingatkan Hormati Privasi di Saudi

Tasikmalaya Lepas 1.348 Calhaj dalam Empat Kloter

Wacana Sistem Haji Tanpa Antrean Tuai Sorotan

Berita Terkini

Rachmat Gobel Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Industri Nasional

AisyahAisyah10 Jul 2026 Obituari

Mengapa Jalan Kaki 30 Menit Sehari Baik untuk Kesehatan?

2 Jul 2026

Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

30 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Morning Routine vs Night Routine, Mana yang Lebih Penting?

12 Jul 2026

Gaya Hidup Frugal: Hemat Bukan Berarti Pelit

11 Jul 2026

Cara Menyimpan Sayuran agar Tetap Segar Lebih Lama

10 Jul 2026

Mengapa Solo Traveling Semakin Diminati?

9 Jul 2026

Mengapa Masakan Rumahan Selalu Terasa Lebih Istimewa?

8 Jul 2026

Cara Membangun Kebiasaan Membaca Tanpa Merasa Terbebani

7 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.