Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

BSI Buka Kompetisi Proyek Sosial untuk Mahasiswa

22 Sep 2026

UT Bandung Perkuat Layanan SALUT Tasikmalaya

28 Agu 2026

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

15 Agu 2026
1 2 3 … 838 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Salehuddin Berupaya Atasi Tingginya Angka Putus Sekolah di Kaltim

DPRD Kaltim Alwi AhmadAlwi Ahmad4 Nov 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kalimantan Timur
Salehuddin, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalimantan Timur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, merencanakan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16/2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagai solusi untuk mengatasi masalah tingginya angka putus sekolah di Kaltim.

Salehuddin mengutarakan keprihatinannya terhadap ribuan anak di Kaltim yang terpaksa harus menghentikan pendidikan mereka dan berpendapat bahwa perubahan dalam peraturan pendidikan sangat penting untuk mengurangi tingkat putus sekolah di wilayah tersebut.

“Pertama, kita harus melakukan evaluasi. Salah satunya pada regulasi yang berlaku,” ucap Salehuddin.

Salah satu perubahan utama yang direncanakan adalah mengevaluasi persentase jumlah siswa yang kurang mampu yang harus diterima di sekolah. Saat ini, hanya 20 persen anak kurang mampu yang diizinkan menerima pendidikan formal berdasarkan peraturan yang berlaku.

Salehuddin berupaya untuk meningkatkannya menjadi 30 persen, karena kesulitan ekonomi adalah penyebab utama putus sekolah.

“Tapi kita mencoba untuk bisa naik ke angka 30 persen. Sebab salah satu alasan putusnya sekolah itu karena faktor ekonomi,” katanya.

Salehuddin menegaskan pentingnya memberikan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak di Kaltim dan mengharapkan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam upaya ini.

Melalui langkah-langkah ini, ia berharap dapat secara bertahap mengurangi tingkat putus sekolah di Kalimantan Timur demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di wilayah tersebut.

“Kita mau, angka putus sekolah bisa terus turun. Meskipun secara bertahap,” tandasnya.

Silakan Bekomentar
DPRD Prov Kaltim Pendidikan Kaltim Perda Salehuddin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Berita Terkini

BSI Buka Kompetisi Proyek Sosial untuk Mahasiswa

AisyahAisyah22 Sep 2026 Pendidikan

UT Bandung Perkuat Layanan SALUT Tasikmalaya

28 Agu 2026

Di Atas Tali, Peserta Jamnas XII Belajar Saling Percaya

15 Agu 2026

Jamnas XII Dibuka, Swasembada Pangan Masuk Arena Pramuka

14 Agu 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.