Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Subandi Soroti Urgensi Zero ODOL untuk Cegah Kecelakaan Jalan

Langkah tegas terhadap truk kelebihan muatan dinilai penting demi keselamatan pengendara dan keberlanjutan infrastruktur.
DPRD Kaltim AisyahAisyah17 Jul 2025572
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Subandi Soroti Urgensi Zero ODOL untuk Cegah Kecelakaan Jalan
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Subandi (dok/vimora).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Subandi, menegaskan pentingnya pelaksanaan program Zero Over Dimension and Over Loading (Zero ODOL) sebagai upaya strategis melindungi para pengguna jalan dari risiko kecelakaan lalu lintas.

Ia menyebut bahwa penertiban truk over muatan dan over dimensi bukan sekadar soal regulasi, tetapi bentuk nyata investasi keselamatan jangka panjang bagi masyarakat Kaltim.

Operasi penindakan Zero ODOL oleh Dinas Perhubungan Kalimantan Timur dijadwalkan berlangsung pada 14–27 Juli 2025, setelah sebelumnya diawali masa sosialisasi pada 10–30 Juni dan pembinaan pada awal Juli. Tahapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan nasional yang menargetkan tuntas pada tahun 2026, sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan.

Menurut Subandi, kendaraan dengan muatan berlebih telah lama menjadi ancaman serius bagi keselamatan, terlebih bagi pengguna kendaraan roda dua yang paling rentan mengalami kecelakaan fatal. Ia bahkan mengaku merasa cemas saat berada di dekat truk bermuatan besar yang melebihi batas normal.

“Bayangkan berdiri di samping truk yang sudah jelas kelebihan muatan. Rasanya was-was. Karena itu, program Zero ODOL ini patut kita dukung penuh demi keselamatan bersama,” ujar Subandi belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa pelanggaran batas dimensi dan muatan bukan hanya soal keselamatan pengemudi truk, tapi juga menyangkut nasib pengendara lain yang berbagi jalan. Lebih jauh, pelanggaran ODOL terbukti mempercepat kerusakan infrastruktur jalan yang menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah setiap tahunnya.

Subandi juga menyoroti bagaimana kendaraan ODOL turut mengganggu distribusi logistik dan aktivitas ekonomi daerah. Dengan jalan rusak, proses distribusi barang melambat, ongkos operasional meningkat, dan beban ekonomi masyarakat bertambah.

“Kita tidak bicara soal penindakan semata. Ini soal menjaga ketertiban transportasi darat dan memastikan jalan kita tidak cepat rusak. Kalau jalan rusak, ekonomi terganggu. Maka, keberhasilan Zero ODOL itu sangat krusial,” tambanya.

Ia mendorong Dishub Kaltim untuk bertindak tegas dalam operasi Zero ODOL dan tidak memberi ruang toleransi terhadap pelanggaran yang membahayakan banyak orang. Konsistensi pelaksanaan di lapangan, menurutnya, adalah kunci agar program ini tidak hanya berhenti pada tataran wacana atau formalitas semata.

Subandi pun menyampaikan harapannya agar masyarakat, khususnya pelaku usaha angkutan barang, ikut berperan aktif dalam menyukseskan program Zero ODOL. Edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif.

“Kita tidak bisa membiarkan keselamatan warga dikorbankan demi keuntungan jangka pendek. Mari kita dukung Zero ODOL demi jalan yang lebih aman dan infrastruktur yang lebih awet untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Dishub Kalimantan Timur DPRD Kaltim Kaltim Subandi Zero ODOL
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.