Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

28 Jun 2026

Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

27 Jun 2026

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026
1 2 3 … 823 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

    28 Jun 2026

    Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

    27 Jun 2026

    Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

    25 Jun 2026

    Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

    23 Jun 2026

    Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

    22 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Kaltim Gratiskan UKT, DPRD Ingatkan Jangan Abaikan Infrastruktur dan Tenaga Didik

Kebijakan UKT gratis harus selaras dengan peningkatan kualitas dosen dan fasilitas kampus di Kaltim.
DPRD Kaltim AisyahAisyah17 Jun 2025689
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kaltim Gratiskan UKT, DPRD Ingatkan Jangan Abaikan Infrastruktur dan Tenaga Didik
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Program pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membawa angin segar bagi akses pendidikan tinggi. Namun, di balik sambutan positif masyarakat, muncul catatan penting dari DPRD Kaltim agar kebijakan ini tidak hanya bersifat populis semata.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa pembebasan UKT adalah langkah maju dalam pemerataan pendidikan, tetapi tidak boleh mengorbankan kualitas tenaga pengajar dan sarana pendukung kampus. Hal itu disampaikannya usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Selasa (17/6/2025).

“Kita harus kawal ini. Jangan sampai gratis UKT, tapi kualitas dosennya kita abaikan, kualitas fasilitasnya kita abaikan. Ini bisa membuat tujuan peningkatan SDM malah gagal,” ujarnya.

Darlis menilai, kualitas pendidikan tidak semata-mata diukur dari angka penerima manfaat program, tetapi juga dari mutu pengajaran dan kelayakan hidup tenaga pendidik. Ia mengingatkan bahwa kesejahteraan guru dan dosen merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan inspiratif.

“Kalau guru dan dosennya masih hidup dalam kondisi pas-pasan, bagaimana mungkin kita berharap mereka bisa meningkatkan kualitas mengajar?” ucap legislator dari daerah pemilihan Samarinda itu.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, DPRD Kaltim akan mendorong kebijakan anggaran yang tidak hanya difokuskan pada UKT, tetapi juga memberikan perhatian serius pada tunjangan dan insentif bagi tenaga pengajar, khususnya yang berstatus honorer.

Menurutnya, masih banyak tenaga pendidik honorer yang belum mendapatkan pengakuan administratif karena status akreditasi lembaga pendidikan tempat mereka mengabdi.

“Jangan karena ingin kejar akreditasi, lalu tenaga honorer disembunyikan dari laporan. Mereka juga berkontribusi nyata di ruang-ruang kelas kita,” tegasnya lagi.

Masalah mendasar lainnya, lanjut Darlis, adalah lemahnya sistem data pendidikan di Kalimantan Timur. Komisi IV mencatat masih belum optimalnya database tenaga pendidik yang berdampak pada kebijakan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan perlunya pembenahan sistemik agar intervensi kebijakan dapat berbasis data yang akurat.

Meski menyampaikan kritik, Darlis tetap memberikan apresiasi atas keberanian Pemprov Kaltim dalam menjalankan program UKT gratis di tengah keterbatasan fiskal. Ia mencatat bahwa pelaksanaan program tahun ini masih menggunakan anggaran hasil refocusing pemerintahan sebelumnya, sehingga ruang geraknya cukup terbatas.

Ia pun mendorong agar program ini memiliki dasar hukum yang kuat.

“Kami di Komisi IV juga akan dorong agar payung hukum program ini ditingkatkan dari sekadar Pergub menjadi Perda, agar implementasi dan pengawasannya bisa lebih kuat dan berkelanjutan,” tambah Darlis.

Darlis berharap, kebijakan pendidikan ke depan tidak hanya berorientasi pada jumlah penerima bantuan, melainkan juga menjamin kualitas pembelajaran di setiap jenjang pendidikan.

“Gratis itu penting, tapi pendidikan yang berkualitas jauh lebih penting. Jangan sampai anak-anak kita hanya mendapatkan bangku, tapi tidak mendapatkan kualitas pembelajaran yang layak,” tutupnya.

Sebagai catatan, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim. Kerja sama ini mencakup pembebasan UKT bagi 16.823 mahasiswa baru pada tahun akademik 2025.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Darlis Pattalongi DPRD Kaltim UKT Gratis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Barang yang Sebaiknya Tidak Dibawa Saat Liburan

28 Jun 2026

Cara Merencanakan Liburan agar Tetap Hemat dan Menyenangkan

27 Jun 2026

Tips Pagi Hari agar Tubuh Lebih Segar dan Produktif

25 Jun 2026

Perkembangan Teknologi yang Mengubah Cara Hidup Manusia

24 Jun 2026

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026

Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

22 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.